Review Lengkap Xiaomi POCO F6: Kelebihan dan Kekurangan
Review Xiaomi POCO F6 ini menyajikan gambaran cepat tentang posisi ponsel di segmen upper-mid. Kami fokus pada performa, layar, kamera, audio, dan pengisian daya untuk membantu pembaca menilai value yang ditawarkan.

Perangkat hadir dengan Snapdragon 8s Gen 3 yang mendekati kelas flagship, layar 1.5K AMOLED 120 Hz dengan Dolby Vision dan HDR10+, serta speaker stereo Dolby Atmos. Kapasitas baterai 5000 mAh dengan fast charging 90W membuat pengisian singkat dan praktis.
Kamera utama 50 MP Sony IMX882 dengan OIS mampu menangkap detail baik siang maupun malam. Sensor ultrawide dan selfie mendukung kebutuhan sehari-hari, sementara HyperOS berbasis Android 14 memberi janji tiga upgrade OS dan empat tahun patch keamanan.
Desain minimalis, bodi tipis 7,8 mm, dan bobot 179 g terasa nyaman. Paket penjualan lengkap termasuk charger dan casing menambah nilai. Di samping itu, ada catatan kecil pada bloatware dan respons sensor sidik jari optik yang perlu ditingkatkan.
Ringkasan Nilai: Apa yang Ditawarkan POCO F6 di Kelas Upper-Mid
Nilai jual perangkat ini tampak jelas lewat kombinasi performa tinggi, layar cerah, kamera stabil, dan pengisian sangat cepat. Empat pilar itu memberi pengalaman sehari-hari yang responsif dan kaya fitur.
Kelebihan kunci mencakup prosesor Snapdragon 8s Gen 3 yang mendekati kelas atas, layar 1.5K AMOLED 120 Hz dengan Dolby Vision/HDR10+, kamera utama 50 MP dengan OIS, serta pengisian 90W. Stereo speaker dan Widevine L1 juga memperkuat pengalaman multimedia.
Baca Juga : Review vivo V30e: Spesifikasi dan Kelebihan
Kompromi penting meliputi modul ultrawide 8 MP yang kehilangan detail di malam, daya tahan baterai sekitar 18 jam pemutaran video dan ~10,5 jam penggunaan aktif, bloatware pra-instal yang bisa dihapus, serta ketiadaan jack audio 3,5 mm dan slot microSD.
- Posisi harga menempatkan perangkat ini sebagai alternatif upper-mid dengan value kuat dibanding Samsung Galaxy A55.
- Performa sintetis dan stabilitas mendekati varian poco pro yang lebih mahal, sehingga memberi nilai tambah.
- Paket penjualan lengkap (charger, kabel, casing, SIM ejector) menjadi keuntungan out-of-the-box.
Semua poin di atas akan diuraikan lebih detail pada seksi berikut, termasuk tes performa, kamera, dan daya tahan baterai.
Desain dan Build Quality: Minimalis, Tipis, IP64, Gorilla Glass Victus
Bodi dibuat untuk tampil minimalis, dengan fokus pada kenyamanan genggaman. Punggung bersih menonjol tanpa modul kamera besar; hanya dua lensa dengan cincin yang rapi dan tulisan sangat minimal.
Rasa genggam dan material
Frame flat memberi kesan tegas, sementara sisi belakang sedikit melengkung di tepi untuk pegangan nyaman meski ketebalan hanya 7,8 mm dan bobot 179 g.
Material frame dan back memakai plastik, tetapi perakitan terasa solid. Tombol terasa clicky dan berada pada posisi yang mudah dijangkau.
Perlindungan dan warna
Layarnya dilapisi Gorilla Glass Victus, yang meningkatkan ketahanan gores dan retak dibanding kelas sejenis. Rating IP64 menambah perlindungan terhadap debu dan cipratan.
- Warna: Black, Green, Titanium dengan finishing matte.
- Varian hijau tampil mencolok tanpa terkesan murahan.
- Kompromi: tidak ada jack 3,5 mm dan bahan plastik pada back.
| Aspek | Detail | Impresi |
|---|---|---|
| Ketebalan & Bobot | 7,8 mm / 179 g | Ringan dan tipis |
| Material | Frame & back plastik | Solid, tanpa bunyi rangka |
| Perlindungan | IP64 & Gorilla Glass Victus | Tahan debu dan cipratan |
| Desain kamera | Dua lensa berbingkai | Minimalis, saran pakai case bawaan |
Saran praktis: gunakan case bawaan untuk meratakan tonjolan lensa dan menambah grip. Dalam perbandingan performa-per-kesan, model ini mendekati beberapa nilai estetika pada poco pro tanpa meniru secara langsung.
Layar 1.5K AMOLED 120 Hz: Dolby Vision, HDR10+, hingga 2400 nit
Layar menjadi pintu utama pengalaman visual, dengan panel 6,67 inci beresolusi 1220 x 2712 (1.5K) yang membuat teks dan ikon tampak lebih halus dibandingkan generasi FHD+ sebelumnya.
Panel AMOLED ini menawarkan opsi adaptif 60/120 rate, sehingga transisi antar aplikasi terasa mulus dan hemat baterai saat 60 Hz dipilih.
Akurasi warna dan mode
Profil warna tersedia dalam Vivid untuk tontonan yang punchy, dan Original Color Pro saat Anda butuh akurasi untuk editing ringan.
Responsivitas sentuh dan proteksi
Touch sampling 480 Hz memastikan input cepat saat scrolling dan gaming. Panel dilindungi Gorilla Glass Victus untuk daya tahan lebih baik.
- Dolby Vision & HDR10+ menghadirkan rentang dinamis lebih luas dan warna lebih hidup pada konten streaming.
- Kecerahan terukur ~1218 nits di luar ruangan, dengan puncak HDR hingga 2400 nits untuk visibilitas maksimal di bawah sinar matahari.
- Widevine L1 memastikan layanan seperti Netflix berjalan di 1080p.
| Aspek | Spesifikasi | Manfaat |
|---|---|---|
| Ukuran & Resolusi | 6,67″ 1220 x 2712 (1.5K) | Teks lebih tajam, UI lebih rapi |
| Panel & Warna | AMOLED, 68 miliar warna | Warna kaya, gradien halus |
| Refresh & Touch | Adaptif 60/120 Hz, 480 Hz touch | Respons cepat untuk scrolling & game |
| HDR & Brightness | Dolby Vision, HDR10+, ~1218 / 2400 nits | Kejernihan pada konten HDR dan outdoor |
| DRM & Proteksi | Widevine L1, Gorilla Glass Victus | Streaming 1080p, layar tahan gores |
Audio Stereo Dolby Atmos: Lantang dan Ada Bass
Konfigurasi stereo hybrid memakai speaker utama di bawah plus earpiece sebagai speaker kedua. Susunan ini memberi separasi kanal yang lebih luas saat menonton film atau mendengarkan musik.
Pengukuran kelantangan menunjukkan -25,2 LUFS, yang tergolong sangat bagus dan sedikit unggul dibanding beberapa pesaing, termasuk varian yang sering dibandingkan seperti poco pro. Hasil ini membuat suara tetap kuat tanpa distorsi pada volume tinggi.
Karakter suara menonjol pada vokal yang jelas. Treble tidak menusuk, dan elemen bass hadir di berbagai tingkat volume. Dukungan Dolby Atmos menambah efek sinematik saat menonton dan bermain gim.
Untuk konsumsi media sehari-hari seperti YouTube, Netflix, dan podcast, output terdengar lantang dan seimbang. Perlu dicatat bahwa tidak ada jack 3,5 mm; bagi audiophile, earbud TWS atau USB-C jadi alternatif yang praktis.
- Keunggulan: stereo hybrid, -25,2 LUFS, Dolby Atmos.
- Kekurangan: tanpa jack 3,5 mm; butuh TWS/USB-C untuk kualitas kabel.
- Catatan barang: paket penjualan biasanya menyertakan charger dan aksesoris dasar.
Secara keseluruhan, sistem audio ini memberi pengalaman media yang memuaskan untuk sebuah smartphone di kelasnya, dan menjadi nilai tambah dalam ulasan singkat produk.
Review Xiaomi POCO F6: Chipset Snapdragon 8s Gen 3 dan Memori Kencang
Mesin utama perangkat menggabungkan inti performa tinggi dan klaster hemat daya untuk keseimbangan optimal.
Arsitektur CPU memakai 1x Cortex‑X4 @ 3,0 GHz untuk single‑core cepat, ditambah 4x Cortex‑A720 @ 2,8 GHz dan 3x Cortex‑A520 @ 2,0 GHz. Kombinasi ini memberi dorongan saat aplikasi berat dan efisiensi untuk tugas harian.
GPU & AI Adreno 735 (~1,1 GHz) mendorong frame rate tinggi pada gim berat. Unit Hexagon AI dan ISP Spectra menangani pemrosesan gambar serta mendukung codec AV1 untuk streaming lebih efisien.
| Komponen | Spesifikasi | Manfaat |
|---|---|---|
| Memori | LPDDR5X | Multitasking lancar, RAM cepat |
| Penyimpanan | UFS 4.0 | Loading aplikasi & instalasi game lebih cepat |
| Varian | 8/256, 12/512 GB | Pilih sesuai kebutuhan storage & ram |
Pendinginan LiquidCool 4.0 VC 4.800 mm² menggunakan ruang uap dan sirkulasi panas untuk menstabilkan suhu saat sesi panjang. Hasilnya, performa konsisten dan throttling berkurang.
Secara posisi, chipset ini ada di antara model 7+ Gen 3 dan 8 Gen 3, sehingga kinerja praktisnya mendekati varian sub‑flagship seperti poco pro pada banyak skenario. Detail arsitektur dan memori membuatnya relevan untuk pengguna smartphone yang butuh tenaga dan respons cepat.
Benchmark dan Stabilitas: AnTuTu ~1,4-1,5 Juta, 3DMark Mantap
Angka dari AnTuTu 10 berkisar ~1,4–1,5 juta, menempatkan perangkat ini di papan atas segmen upper-mid. Skor tersebut mendekati varian yang menggunakan Snapdragon 8 Gen 2, seperti beberapa model sub-flagship.
Dalam pengujian throttling, stabilitas CPU tercatat sekitar 83%. Untuk GPU, 3DMark Wild Life menunjukkan nilai stabilitas antara 57–77% tergantung skenario (Wild Life, Unlimited).
GSM Arena memantau fluktuasi performa CPU setelah menit ke-10, yang dapat membuat frame turun sesekali saat sesi panjang. Suhu puncak bisa mencapai ~46–49°C selama gaming intens.
Jika butuh sesi lebih lama, solusi praktis termasuk menurunkan pengaturan grafis atau menggunakan kipas eksternal untuk mencegah stutter. Dibandingkan dengan Samsung Galaxy A55, stabilitas perangkat ini jelas lebih unggul pada stres test.
Secara nyata, navigasi UI tetap mulus. Aplikasi terbuka cepat dan multitasking ringan hingga menengah terasa responsif, sehingga hasil sintetis translate dengan baik ke pengalaman sehari-hari, baik untuk gim populer maupun aplikasi produktivitas.
Pengalaman Gaming: Genshin Impact 60 fps, Catatan Suhu
Pengujian nyata menunjukkan gim berat seperti Genshin Impact berjalan mulus pada pengaturan grafis High dengan frame rate stabil 60 fps saat mode khusus WildBoost diaktifkan.
Kontribusi chipset Snapdragon 8s Gen 3 dan GPU Adreno 735 terlihat jelas pada frame time yang konsisten. Sentuhan pada layar 120 Hz dan touch sampling tinggi memberi respons kontrol yang tajam saat beraksi.
Manajemen suhu dan kenyamanan genggam
Pada sesi panjang suhu bodi dapat naik hingga sekitar 45–49°C. Nilai ini membuat pegangan terasa hangat dan kurang nyaman.
Pendingin LiquidCool membantu menahan throttling, namun kipas eksternal direkomendasikan untuk sesi maraton agar performa tetap stabil.
- Grafis High + WildBoost = 60 fps stabil pada Genshin Impact.
- Suhu puncak 45–49°C; pertimbangkan jeda singkat untuk kenyamanan.
- Gunakan kipas eksternal saat ingin sesi bermain berjam-jam.
- Perhatikan charging saat bermain; istirahatkan baterai untuk umur panjang.
| Aspek | Hasil | Rekomendasi |
|---|---|---|
| Frame Rate (Genshin) | 60 fps stabil (High + WildBoost) | Aktifkan mode gaming untuk kestabilan |
| Suhu Bodi | 45–49°C pada sesi panjang | Jeda 10–15 menit tiap 1 jam permainan |
| Pendinginan | LiquidCool internal efektif | Kipas eksternal untuk maraton |
| Kontrol & Respons | 120 Hz + 480 Hz touch sampling | Set 120 Hz untuk gameplay halus |
Secara keseluruhan, pengalaman gaming di smartphone ini sangat baik untuk judul AAA. Untuk sesi lama, kombinasikan mode performa, jeda pengisian jika perlu, dan aksesoris pendingin agar kenyamanan dan daya tahan baterai tetap terjaga — terutama jika Anda membandingkan dengan poco pro sebagai tolok ukur performa.
Kamera Utama Sony IMX882 50 MP OIS: Andalan Siang hingga Low Light
Dalam pengujian sehari-hari, kamera utama tampil andal untuk dokumentasi cepat maupun bidikan kreatif. Modul 50 MP f/1.59 memakai sony imx882 1/1,95” yang dipadu OIS, sehingga foto jadi lebih tajam dan shake berkurang saat pemotretan panjang.
Karakter gambar: detail tinggi, warna pekat, dynamic range luas
Sensor menangkap detail halus pada siang hari. Warna muncul kaya namun tetap natural, dengan dynamic range yang menjaga highlight tanpa mengorbankan bayangan.
Night shot: minim noise, shutter lebih stabil berkat OIS
Pada kondisi rendah cahaya, noise teredam dan detail masih terjaga. Optical image stabilization membantu menstabilkan shutter sehingga exposure lebih bersih tanpa perlu selalu memakai tripod.
Untuk video, kamera utama mendukung hingga 4K60, memberi opsi rekam berkualitas tinggi untuk konten sosial. Konsistensi pemrosesan membuat hasil cocok bagi kreator yang butuh rekaman cepat dan andal.
- Keunggulan sensor: tajam, stabil, latar minim noise.
- Warna & DR: hidup namun natural pada display dan cetak.
- Relevansi: ideal untuk pengguna “smartphone” yang mengutamakan kualitas foto; juga kompetitif jika dibandingkan dengan poco pro.
Kamera Ultrawide 8 MP dan Selfie 20 MP: Konsistensi Warna vs Ketajaman
Kedua lensa pelengkap ini menjaga tone warna selaras dengan kamera utama, tetapi ada kompromi pada detail saat kondisi gelap.
Ultrawide dan batasannya
Ultrawide 8 MP f/2.2 mempertahankan warna yang mirip dengan kamera utama. Di siang hari hasilnya rapi dan cocok untuk lanskap atau foto grup.
Pada malam, ketajaman menurun sehingga detail halus hilang. Modul ini juga tanpa autofocus, sehingga fleksibilitas untuk foto makro terbatas.
Selfie: natural tapi perlu cahaya
Kamera depan 20 MP f/2.2 memberi skin tone yang akurat dan ketajaman baik saat cahaya cukup.
Di indoor gelap, kualitas turun dan noise muncul. Untuk vlog santai, video ultrawide terbatas ke 1080p30, sedangkan selfie mendukung 1080p60.
- Gunakan pencahayaan tambahan untuk selfie agar warna dan detail lebih baik.
- Hindari crop berlebihan dari foto ultrawide di malam untuk menjaga kualitas.
- Modul 8 MP ini wajar di segmennya; bukan unggulan untuk konten malam, namun kompetitif dibanding poco pro pada siang hari.
Video dan Fitur AI: 4K60 di Kamera Utama, 1080p60 Selfie
Kamera utama mendukung perekaman 4K60 untuk menghasilkan footage yang halus dan kaya detail. Pilihan lain termasuk 4K30, 1080p30/60 pada kamera utama, ultrawide 1080p30, serta selfie hingga 1080p60.
Stabilisasi dan saran perekaman
Stabilisasi elektronik tersedia, namun tidak aktif saat merekam di 4K60. Untuk handheld, kami menyarankan beralih ke 4K30 agar footage lebih stabil tanpa gimbal.
AI untuk foto dan kontrol sehari-hari
AI Image Engine meningkatkan kejernihan dan kontras secara real-time pada layar, sehingga hasil tampak lebih punchy saat direview. Fitur AI Erase mempermudah menghapus objek yang mengganggu tanpa aplikasi tambahan.
Interaksi tanpa sentuh
Detect Presence menjaga layar tetap aktif saat wajah terdeteksi. Contactless Gestures memberi kontrol cepat tanpa menyentuh layar, membantu saat memasak atau merekam.
Semua fitur AI ini memanfaatkan NPU Hexagon pada Snapdragon 8s Gen 3, sehingga pemrosesan cepat dan efisien. Perpaduan sensor video dan software memberi pengalaman rekam yang fleksibel untuk pengguna kasual dan pembuat konten ringan.
Baterai 5000 mAh dan Fast Charging 90W: 0-100% Sekitar 37 Menit
Daya tahan baterai menjadi penentu kenyamanan sehari-hari bagi pengguna aktif. Kapasitas 5000 mAh memberi cadangan cukup untuk penggunaan panjang.
Pengisian 90W mencapai sekitar 0–89% dalam 30 menit dan penuh sekitar 37 menit jika Boost charging diaktifkan. Tanpa Boost, waktu pengisian penuh berkisar ~50 menit.
Endurance nyata
Pengujian menunjukkan pemutaran video sekitar 18 jam 34 menit dan skor penggunaan aktif sekitar 10 jam 36 menit. Angka ini memadai untuk satu hari penuh penggunaan.
Boost, suhu, dan efektivitas
Mode Boost meningkatkan kecepatan charging, namun suhu lingkungan dan kondisi perangkat memengaruhi hasil akhir. Hindari mengisi saat perangkat sangat panas untuk mempertahankan performa baterai jangka panjang.
Paket penjualan & tips
Paket lengkap menyertakan kepala charger, kabel USB-C, case, dan SIM ejector—mengurangi kebutuhan beli aksesoris tambahan.
- Gunakan charger resmi untuk menjaga umur baterai.
- Hindari pengisian di suhu ekstrem; lepaskan case saat suhu naik tinggi.
- Aktifkan Boost hanya saat butuh pengecasan cepat untuk mobilitas.
HyperOS: Performa Ringan, Update Panjang, tetapi Ada Bloatware
HyperOS berbasis Android 14 tampil minimalis dan mudah diadaptasi. Banyak pengguna lama MIUI akan merasa familiar, tetapi animasi dan pengaturan terasa lebih ramping.
Komitmen update
Garansi pembaruan cukup kuat: janji tiga upgrade Android dan empat tahun patch keamanan sampai 2028. Ini memberi ketenangan jangka panjang jika Anda ingin perangkat terjaga keamanan dan fitur.
Fingerprint dan ergonomi
Sensor sidik jari optik berfungsi akurat, namun respons kadang lambat. Posisi pembaca di layar terasa agak rendah bagi beberapa pengguna, sehingga butuh penyesuaian genggaman.
Perpaduan HyperOS dan tenaga Snapdragon 8s Gen 3 membuat transisi antar aplikasi mulus. UI cepat membuka aplikasi dan navigasi terasa responsif pada display 120 Hz.
Meskipun tidak ada iklan sistem, perangkat masih membawa sekitar 20 aplikasi prainstal. Sebagian besar dapat dihapus, tetapi membersihkan bloatware awal disarankan untuk pengalaman lebih bersih.
- Kelebihan: ringan, stabil, update jangka panjang.
- Kekurangan: bloatware awal dan fingerprint perlu optimasi.
| Aspek | Pengamatan | Implikasi |
|---|---|---|
| Pembaruan | 3x Android + 4 tahun security | Perangkat tetap aman sampai 2028 |
| Respons UI | Fluid dengan Snapdragon 8s Gen 3 | Transisi lancar pada display 120 Hz |
| Bloatware | ~20 aplikasi pra-instal | Dapat dihapus; bersihkan untuk performa optimal |
| Fingerprint | Akurat tapi sedikit lambat | Posisi rendah memengaruhi ergonomi |
Kompetisi & Value: Melawan Samsung Galaxy A55, Pixel 8a, dan POCO X6 Pro
Saat menimbang nilai terhadap harga, beberapa aspek teknis jadi pembeda utama. Perangkat ini menawarkan performa sub‑flagship yang terasa nyata pada gaming dan multitasking.
Performa, gaming, dan pendinginan
Skor AnTuTu dan 3DMark menempatkan unit ini di atas samsung galaxy a55. Stabilitas GPU juga lebih baik dibanding pixel 8a pada sesi panjang, sehingga frame lebih konsisten untuk game berat.
LiquidCool 4.0 membantu mempertahankan sustain performance lebih lama dibanding banyak rival di kelas yang sama.
Fitur yang absen
Kekurangan nyata adalah tidak adanya headphone jack dan slot microSD. Hal ini menuntut adaptasi ke TWS atau solusi penyimpanan cloud/varian kapasitas lebih besar.
| Aspek | Banding | Impak |
|---|---|---|
| Performa sintetis | Unggul vs samsung galaxy a55 | Pengalaman aplikasi & game lebih responsif |
| Stabilitas GPU | Lebih stabil dari pixel 8a | Frame lebih konsisten saat maraton gaming |
| Memori & penyimpanan | UFS 4.0 vs beberapa rival | Load time lebih cepat, multitask lancar |
| Display | 1.5K 120 Hz vs banyak FHD+ 120 Hz | Teks & gambar lebih tajam, pengalaman multimedia lebih baik |
Kesimpulannya, pada harga sekitar Rp5–6 jutaan, perangkat ini menawarkan paket performa, memori cepat, dan layar yang membedakan. Kekurangan seperti absennya jack dan microSD perlu dipertimbangkan sesuai kebutuhan storage dan audio Anda.
Kesimpulan
, Singkatnya, jika Anda mengejar performa gaming dan pengisian cepat, perangkat ini memberi solusi praktis tanpa biaya flagship.
Keunggulannya jelas: Snapdragon 8s Gen 3 untuk performa, layar 1.5K 120 Hz dengan dukungan Dolby Vision/HDR10+ dan puncak brightness hingga 2400 nits, serta audio stereo Dolby Atmos yang kuat.
Kamera utama 50 MP dengan OIS andal di siang dan malam. Fast charging 90W mengisi penuh ~37 menit dan paket penjualan menyertakan charger.
Catatan penting: ultrawide terbatas, endurance baterai standar, bloatware awal, dan sensor fingerprint optik perlu penyetelan. Tidak ada jack 3,5 mm atau slot microSD.
Rekomendasi: ideal bagi pengguna yang butuh tenaga sub‑flagship, display tajam, dan pengisian super cepat untuk aktivitas sehari‑hari.
FAQ
Apakah ponsel ini menggunakan chipset Qualcomm Snapdragon generasi terbaru?
Ya, perangkat ditenagai oleh Qualcomm Snapdragon seri terbaru untuk kelas upper-mid, memberikan kombinasi CPU Cortex X4 dan GPU Adreno yang kuat untuk multitasking dan gaming.
Berapa kapasitas baterai dan seberapa cepat pengisian dayanya?
Baterai berkapasitas 5000 mAh dengan dukungan fast charging 90W. Pengisian dari 0–100% bisa ditempuh sekitar 35–40 menit tergantung kondisi suhu dan mode Boost yang aktif.
Layar seperti apa yang dipakai dan dukungan HDR-nya?
Menggunakan panel 1.5K AMOLED 120 Hz dengan dukungan Dolby Vision dan HDR10+. Panel ini mampu mencapai puncak kecerahan hingga sekitar 2400 nit untuk viewing outdoor yang baik.
Bagaimana kualitas kamera utama dan sensor yang dipakai?
Kamera utama memakai sensor Sony IMX882 50 MP dengan OIS. Hasil siang menunjukkan detail tinggi dan dynamic range luas, sedangkan low light membaik berkat stabilisasi optik.
Apakah ada ultrawide dan bagaimana performanya?
Ada kamera ultrawide 8 MP. Warna tetap konsisten dengan kamera utama, namun detail menurun terutama pada kondisi malam.
Seperti apa kemampuan video ponsel ini?
Mampu merekam hingga 4K60 pada kamera utama dan 1080p60 untuk kamera selfie. Stabilisasi tersedia, meski belum aktif maksimal pada pengambilan 4K60.
Fitur fotografi berbasis AI apa saja yang tersedia?
Dilengkapi dengan AI Image Engine, AI Erase, dan fitur deteksi presence & gestures untuk membantu komposisi, penghapusan objek, dan kontrol tanpa sentuhan.
Bagaimana pengalaman gaming dan throttling suhu?
Game berat seperti Genshin Impact bisa berjalan di sekitar 60 fps dengan pengaturan disesuaikan. Sistem pendingin LiquidCool VC 4.800 mm² membantu menjaga suhu, ditambah mode gaming/WildBoost untuk sesi panjang.
Apakah ponsel ini memiliki speaker stereo dan dukungan audio khusus?
Ya, ponsel memakai speaker stereo dan mendukung Dolby Atmos untuk pengalaman audio lebih kaya dan bass yang cukup baik untuk konsumsi media.
Apa saja aksesori yang disertakan dalam paket penjualan?
Paket umumnya lengkap: charger 90W, kabel USB-C, soft case, dan SIM ejector.
Bagaimana performa memori dan penyimpanan internal?
Menggunakan memori LPDDR5X dan penyimpanan UFS 4.0, performa baca-tulis dan respons aplikasi terasa cepat, cocok untuk multitasking dan transfer file besar.
Apakah ponsel ini punya fitur tahan air atau sertifikasi?
Memiliki peringkat IP64 yang memberi perlindungan terhadap cipratan air dan debu, bukan untuk penyelaman.
Apakah tersedia jack audio atau slot microSD?
Tidak ada jack audio 3,5 mm dan juga tidak menyediakan slot microSD, sehingga perlu mengandalkan USB-C dan penyimpanan internal yang tersedia.
Seperti apa perangkat lunaknya dan jadwal update?
Menjalankan HyperOS yang ringan dengan beberapa aplikasi bawaan (bloatware) yang bisa dihapus. Produsen menjanjikan sekitar 3 kali upgrade Android dan 4 tahun patch keamanan.
Bagaimana akurasi fingerprint dan posisinya?
Fingerprint optik terletak di layar dengan respons baik pada umumnya, namun beberapa pengguna mungkin perlu menyesuaikan posisi jari untuk optimasi kecepatan pembacaan.
Berapa kecerahan layar saat menonton film dan dukungan Widevine?
Panel mencapai kecerahan tinggi sampai ~2400 nit untuk adegan HDR, serta mendukung Widevine L1 sehingga layanan streaming seperti Netflix dapat diputar pada resolusi 1080p.
Bagaimana perbandingan nilai terhadap pesaing seperti Samsung Galaxy A55 atau Pixel 8a?
Menawarkan rasio performa terhadap harga yang kompetitif—mirip sub-flagship dengan pendinginan efektif dan spesifikasi unggul di sektor chipset dan pengisian cepat, meski ada kompromi pada ultrawide dan ketiadaan jack audio.
Apakah layar dilindungi kaca tahan gores?
Layar dilapisi Gorilla Glass Victus untuk ketahanan gores dan perlindungan lebih baik terhadap benturan dibanding generasi sebelumnya.


