Review Samsung Galaxy S21: Spesifikasi dan Kelebihan
Review Samsung Galaxy S21 – Galaxy S21 hadir sebagai flagship yang dibuat lebih ramah di kantong dibanding pendahulu. Perubahan ini berarti beberapa spesifikasi diturunkan untuk menekan harga rilis, tapi tetap menawarkan pengalaman flagship pada aspek tertentu.

Dalam ulasan ini pembaca akan mendapat gambaran tentang spesifikasi inti, pengalaman sehari-hari, kualitas kamera, daya tahan baterai, dan kompromi yang harus dipertimbangkan sebelum membeli.
Kelebihan utama yang akan dibahas meliputi performa kelas atas, kamera belakang yang serbaguna, dan layar mulus 120Hz. Sementara kekurangan yang diuji mencakup absennya ekspansi memori, paket penjualan tanpa kepala charger, serta penurunan resolusi layar dibanding beberapa model lain.
Tujuan tulisan ini adalah membantu calon pembeli di Indonesia menilai apakah handset dari seri ini masih relevan sekarang. Target pembaca: pemburu keseimbangan harga-fitur, pengguna lama samsung galaxy yang ingin upgrade, dan mereka yang mencari smartphone flagship berukuran ringkas.
Posisi Galaxy S21 di seri Samsung Galaxy dan siapa yang cocok membelinya
Antara varian dalam satu series, perangkat ini diposisikan sebagai pilihan yang menimbang biaya dan fitur. Produsen mengarahkan model ini agar jadi opsi paling mudah direkomendasikan saat prioritas Anda adalah value, bukan spesifikasi paling ekstrem.
Flagship lebih terjangkau dan profil pengguna
Perangkat ini menawarkan banyak fitur premium seperti konektivitas 5G dan refresh rate tinggi, namun dilepas dengan harga rilis yang lebih rendah dibanding generasi sebelumnya seperti galaxy s20. Untuk pengguna yang mencari flagship ringkas dan performa harian kuat, model ini sering jadi pilihan tepat.
Perbandingan singkat: Plus vs Ultra
Jika Anda butuh layar lebih lapang dan baterai lebih awet, pertimbangkan galaxy s21 plus / s21 plus. Pilih galaxy s21 ultra atau s21 ultra saat kebutuhan utama adalah layar terbaik, kemampuan zoom lebih jauh, dan fitur kamera terlengkap.
- Ringkas & value: model standar — ideal untuk keseimbangan harga-fitur.
- Lebih besar: S21 Plus — untuk layar dan baterai lebih nyaman.
- All-out camera & screen: S21 Ultra — untuk kebutuhan foto dan tampilan paling tinggi.
Untuk pengguna sebelum samsung galaxy s20, ini terasa sebagai upgrade jelas. Pengguna dari samsung galaxy s20 perlu mempertimbangkan perbedaan fitur sebelum mengganti handset.
Harga, ketersediaan, dan nilai beli Galaxy S21 di Indonesia saat ini
Sebelum memutuskan beli, penting melihat posisi harga dan ketersediaan model ini di pasar Indonesia.
Baca Juga : Review Samsung Galaxy S20: Spesifikasi dan Kelebihan
Perangkat ini diumumkan pada 14 Januari 2021 dan mulai dijual luas 29 Januari 2021. Harga rilis global dimulai dari US$799 untuk 128GB/8GB dan US$849 untuk 256GB/8GB, lebih murah dibanding saat rilis generasi sebelumnya seperti galaxy s20.
Konteks saat ini
Sebagai model 2021, nilai beli sangat bergantung pada selisih harga dengan seri lebih baru. Di Indonesia, unit baru sering mendapat diskon, dan unit bekas banyak beredar.
Trade-off yang paling terasa
Untuk menjaga harga, pabrikan menghilangkan slot microSD dan tidak menyertakan charger dalam kotak. Pilih kapasitas storage dengan bijak karena tidak bisa ditambah kemudian.
| Rilis | Harga Rilis | Konfigurasi | Pengorbanan |
|---|---|---|---|
| 14 Jan 2021 / 29 Jan 2021 | US$799 (128GB) / US$849 (256GB) | 8GB RAM, 128/256GB | Tanpa microSD, tanpa charger di box |
| Pasar Indonesia | New & promo / Bekas lebih murah | Varian standar | Perlu beli kepala charger USB-C PD terpisah |
| Bandingkan opsi | Diskon vs generasi baru | Performa & kamera | Pertimbangkan S21 Plus/Ultra atau model terbaru |
Checklist sebelum beli: cek garansi resmi, kondisi baterai (untuk bekas), kelengkapan boks, dan kompatibilitas 5G operator. Bila butuh banyak penyimpanan, pilih varian 256GB atau siapkan solusi cloud.
Desain dan build quality: Contour Cut Camera, bahan “Glasstic”, dan Gorilla Glass Victus
Desain unit ini menonjol berkat bahasa estetika yang mudah dikenali dari jauh. Modul kamera memakai gaya Contour Cut Camera yang tampak menyatu ke bingkai. Efeknya membuat tampilan lebih bold dan memberi pegangan ergonomis saat digenggam.
Bagian belakang menggunakan Glasstic, polycarbonate dengan finishing matte. Kelebihannya: lebih sedikit bekas sidik jari dan terasa tidak licin. Komprominya, sentuhan tidak setara kaca premium meski lebih tahan terhadap benturan ringan.
- Posisi fisik: tray slot SIM di bawah, port USB‑C, dan grille speaker.
- Tombol power dan volume berada di sisi kanan untuk akses satu tangan.
- Layar datar mengurangi risiko ghost touch dan memudahkan pemasangan tempered glass.
| Aspek | Material | Implikasi |
|---|---|---|
| Bagian depan | Gorilla Glass Victus | Perlindungan gores dan tahan jatuh lebih baik |
| Belakang | Glasstic (matte) | Minim sidik jari; rasa tidak se-premium kaca |
| Layout fisik | Slot SIM, USB‑C, speaker, tombol | Mudah pakai tanpa casing; casing tetap disarankan |
Layar dan pengalaman visual: panel AMOLED 6,2 inci Full HD+ dengan refresh rate adaptif
Spesifikasi singkat panel dan penggunaan harian
Layar 6,2 inci menggunakan AMOLED FHD+ dengan dukungan HDR10+. Panel ini memberi warna hidup dan kontras dalam tampilan sehari-hari.
Untuk membaca, browsing, atau streaming, screen terasa tajam dan nyaman meski bukan QHD.
FHD+ vs QHD: siapa yang akan memperhatikan perbedaan
Perbedaan resolusi dengan model QHD seperti galaxy s20 nyata pada teks sangat kecil dan detail ekstrim.
Pengguna yang sering membaca teks kecil atau bekerja dengan gambar detail mungkin merasakan beda. Kebanyakan orang tidak akan terganggu.
Refresh adaptif 48–120Hz: efek pada scrolling, game, dan video
Refresh rate adaptif membuat scrolling dan animasi UI terasa lebih mulus pada 120Hz. Respons sentuh juga terasa lebih cepat saat bermain game yang mendukung frame tinggi.
Pada film 24fps, peningkatan rate tidak mengubah kualitas video, karena konten tetap mengikuti frame asli.
Kecerahan, HDR10+, dan kenyamanan di luar ruangan
Layar mendukung HDR10+ dan mencapai peak brightness tinggi, sehingga screen tetap terbaca di bawah sinar matahari terik di Indonesia. Streaming HDR terlihat lebih hidup pada judul yang mendukung.
Sensor sidik jari in-display
Sensor in-display lebih besar dan lebih cepat, meningkatkan keberhasilan pemindaian saat buka kunci. Ini membantu salah satu tangan membuka ponsel lebih andal, termasuk saat jari sedikit lembap.
| Aspek | Spesifikasi | Manfaat |
|---|---|---|
| Ukuran & panel | 6,2″ FHD+ AMOLED | Seimbang untuk mobilitas dan visual |
| Refresh rate | Adaptive 48–120Hz | Hemat baterai, smooth scrolling |
| Kecerahan | HDR10+, peak ~1.300 nits | Terbaca di luar ruangan; warna HDR |
Kamera: kualitas foto, zoom, selfie, dan fitur video untuk kreator
Hardware kamera pada samsung galaxy s21 tetap sama dengan generasi sebelumnya: 12MP utama, 12MP ultrawide, dan 64MP telephoto. Peningkatan nyata datang lewat software pemrosesan, bukan perubahan besar pada sensor.
Kamera utama memberi ketajaman dan rentang dinamis yang baik untuk foto keluarga, makanan, dan perjalanan. Ultrawide kuat untuk lanskap dan arsitektur, meski kadang warnanya terasa oversaturated sehingga butuh penyesuaian editing.
Untuk zoom, 3x hybrid bekerja meyakinkan untuk potret jarak menengah. Sampai 10x hasil masih layak diposting, tetapi di atas 10x—hingga 30x—foto mulai banyak noise dan lebih berfungsi sebagai alat lihat jauh.
Mode Single Take ditingkatkan, menghasilkan kombinasi foto dan klip dalam sekali tekan. Director’s View memudahkan vlogging dengan rekaman depan-belakang sekaligus; outputnya HD dan cocok untuk eksperimen kreatif.
Opsi video mencakup 8K 24fps untuk detail maksimal dan 4K 30/60fps yang lebih praktis untuk stabilitas dan editing. Kamera selfie 10MP solid untuk foto dan video call; matikan efek beautify bila ingin hasil lebih natural.
| Aspek | Detail | Catatan |
|---|---|---|
| Konfigurasi | 12MP + 12MP + 64MP, depan 10MP | Hardware mirip S20; peningkatan lewat software |
| Ultrawide | Tajam, cocok landscape | Warna kadang oversaturated |
| Zoom | 3x hybrid, hingga 30x digital | Usable sampai ~10x; >10x untuk eksplorasi |
| Fitur kreator | Single Take, Director’s View | Bagus untuk momen cepat dan vlogging HD |
| Video | 8K 24fps, 4K 30/60fps | 8K untuk detail; 4K untuk keseimbangan file & stabilitas |
Spesifikasi inti dan performa: Exynos 2100 vs Qualcomm Snapdragon 888
Perbedaan chipset adalah faktor praktis yang memengaruhi pengalaman harian pengguna.
Chipset dan GPU: dampak untuk penggunaan nyata
Exynos 2100 dan snapdragon 888 jelas mendekatkan jarak performa dibanding generasi sebelumnya. Dalam pemakaian sehari-hari, perbedaan terasa minor: buka aplikasi, edit foto, dan scrolling berjalan mulus.
GPU memengaruhi stabilitas frame saat bermain. Untuk game pada 120Hz, varian qualcomm snapdragon sedikit lebih efisien pada beberapa judul, namun Exynos 2100 sudah jauh lebih kompeten dibanding Exynos lawas.
RAM 8GB dan opsi storage tanpa microSD
Konfigurasi standar adalah 8GB RAM dengan opsi 128GB atau 256GB storage. RAM 8GB cukup untuk multitasking berat, mis. chat + maps + streaming tanpa reload berkali-kali.
Ketiadaan slot microSD berarti pilih kapasitas lebih tinggi jika sering menyimpan video 4K atau banyak game. Penyimpanan cloud juga jadi opsi praktis bagi pengguna di Indonesia.
Performa multitasking dan gaming pada rate tinggi
Pada pemakaian split-screen One UI, perpindahan aplikasi terasa responsif. Mode 120Hz membantu scrolling dan gameplay lebih halus.
Untuk gamer, setting grafis tinggi pada judul kompetitif tetap lancar, tetapi pemantauan suhu perlu dilakukan selama sesi panjang.
Manajemen panas dan tips stabilitas
Beban berat seperti download game besar atau sesi gaming >20 menit bisa membuat punggung handset hangat. Ini normal pada chipset flagship generasi awal tersebut.
Tips sederhana: turunkan pengaturan grafis, matikan mode performa, atau beri jeda sesaat untuk menurunkan suhu dan mempertahankan frame rate stabil.
Konektivitas 5G: nilai tambah jangka panjang
Semua varian mendukung 5G, sehingga perangkat ini bersifat future-proof saat jaringan operator sudah merata. Manfaatnya bergantung pada cakupan 5G di lokasi Anda.
| Aspek | Exynos 2100 | Snapdragon 888 |
|---|---|---|
| Penggunaan sehari-hari | Mulus, gap kecil | Mulus, efisiensi gaming sedikit lebih baik |
| Gaming 120Hz | Stabil; butuh pendinginan | Stabil; sedikit lebih konsisten |
| Manajemen panas | Hangat saat beban lama | Sama—hangat pada sesi panjang |
Ringkasan: secara keseluruhan, galaxy s21 tetap kompetitif. Performa, RAM, dan konektivitas membuatnya relevan hari ini, terutama jika harga pasar sudah turun dibanding rilis awal.
Software dan fitur pengalaman pakai: Android dan One UI
Perangkat ini datang dengan lapisan perangkat lunak yang mendefinisikan pengalaman sehari‑hari lebih dari sekadar hardware.
One UI: kenyamanan navigasi satu tangan dan integrasi layanan
One UI menata elemen ke area bawah layar sehingga kontrol mudah dijangkau pada layar 6,2 inci. Animasi halus dan panel cepat memudahkan akses notifikasi, koneksi, dan mode gelap.
Single-hand gestures membuat pengoperasian lebih nyaman saat berjalan atau naik kendaraan. Opsi default layanan juga fleksibel; pengguna dapat memilih layanan Google atau layanan pabrikan sesuai preferensi.
Update OS dan relevansi fitur untuk penggunaan saat ini
Perangkat rilis dengan Android 11 + One UI 3.x dan sempat mendapat update ke Android 12, sehingga keamanan dan kompatibilitas aplikasi perbankan lebih terjaga.
Sebelum membeli unit bekas, cek versi Android, patch keamanan, dan status update. Pastikan handset sudah di‑reset agar pengalaman awal mulus.
- Fitur harian: pengaturan notifikasi, quick panel, dan opsi performa yang memengaruhi baterai dan refresh.
- Nilai jangka panjang: dukungan update meningkatkan peluang device tetap aman dan layak dipakai beberapa tahun.
Baterai dan pengisian daya: 4.000mAh untuk seharian, tetapi tanpa charger
Kapacity 4.000mAh membuat perangkat ini umumnya jadi one-day phone. Untuk kebanyakan pengguna, baterai cukup dari pagi sampai malam pada pemakaian normal.
Daya tahan: skenario ringan vs berat
Pemakaian ringan — chat, sosial media, dan email — biasanya menyisakan baterai signifikan saat malam. Penggunaan berat seperti GPS, hotspot, atau sesi kamera panjang bisa membuat baterai hampir habis sebelum tidur.
Adaptive refresh membantu menghemat daya karena turun naik kecepatan refresh sesuai kebutuhan layar. Namun, mode 120Hz terus-menerus akan memangkas waktu pakai secara nyata.
Fast charging, wireless, dan reverse charging
Perangkat mendukung fast charging 25W (USB-C), Qi wireless charging, dan reverse wireless charging untuk mengisi aksesori. Ingat: kotak tidak menyertakan charger, jadi Anda perlu membeli kepala charger terpisah.
- Pilih kepala charger USB-C PD yang bersertifikat dan minimal 25W untuk pengisian optimal.
- Gunakan wireless charger di meja atau bedside untuk kenyamanan, bukan kecepatan.
- Reverse wireless berguna untuk mengisi earbud saat darurat, namun lebih lambat.
| Fitur | Detail | Catatan |
|---|---|---|
| Kapasitas | 4.000 mAh | One-day phone pada pemakaian normal |
| Fast charge | 25W via USB-C | Butuh charger terpisah; pilih PD/USB-C bersertifikat |
| Wireless | Qi & reverse wireless | Praktis untuk meja kerja dan aksesori |
Tips membeli unit bekas: periksa siklus baterai, kondisi kesehatan baterai, dan kebiasaan pengisian. Jika angka siklus tinggi atau kapasitas turunnya signifikan, pertimbangkan biaya penggantian baterai.
Review Samsung Galaxy S21 dibandingkan rival dan generasi lain: upgrade atau tahan dulu?
Menimbang apakah perlu ganti ponsel sekarang butuh lihat perbedaan nyata antar model. Di bawah ini saya ringkas poin utama agar Anda cepat memutuskan berdasarkan kebutuhan sehari‑hari.
Galaxy S21 vs Galaxy S20: apa yang naik, apa yang turun
Kenaikan: model ini hadir dengan harga rilis lebih rendah, performa chipset generasi baru, dan sensor sidik jari yang lebih responsif. Beberapa fitur kamera diperbaiki lewat software.
Penurunan: resolusi turun dari QHD ke FHD+, slot microSD dihapus, dan kotak tidak menyertakan charger. Jika Anda menemukan galaxy s20 dengan harga jauh lebih murah, pengalaman harian mungkin tidak jauh berbeda.
Galaxy S21 vs Galaxy S21 Plus: beda ukuran, baterai, dan material
S21 Plus menawarkan layar lebih besar dan baterai lebih tahan lama. Bagian belakang terasa lebih premium pada varian Plus, sementara layout tombol, posisi speaker, dan port tetap serupa.
Jika mobilitas dan satu‑tangan penting, model standar lebih mudah digenggam. Pilih s21 plus bila butuh layar lapang dan daya pakai ekstra.
Galaxy S21 vs Galaxy S21 Ultra: kapan Ultra masuk akal
S21 Ultra unggul pada layar QHD+, paket kamera paling lengkap, dan build tertinggi. Pilih s21 ultra jika Anda pembuat konten yang butuh zoom terbaik, kualitas foto maksimal, dan layar superior dengan Gorilla Glass Victus.
Untuk pengguna kasual yang mengutamakan value, model standar sering lebih rasional secara harga. Perhatikan juga kebiasaan penyimpanan karena ketiadaan slot memengaruhi pilihan kapasitas.
| Aspek | Model | Rekomendasi |
|---|---|---|
| Ukuran & baterai | S21 (kompak) / S21 Plus (besar) | Pilih Plus untuk layar & daya lebih |
| Resolusi layar | S20 (QHD) / S21 (FHD+) | Tekun editing? S20 atau Ultra lebih relevan |
| Kamera & zoom | S21 / S21 Ultra | Butuh foto pro & zoom jauh: Ultra |
| Fitur fisik | Semua: speaker, tombol, tanpa slot | Periksa aksesori tambahan (charger, penyimpanan) |
Kesimpulan singkat: bila Anda pengguna sehari‑hari yang butuh performa dan value, galaxy s21 masih pantas. Tahan bila butuh layar QHD atau penyimpanan ekspansibel. Pilih s21 ultra hanya jika kamera dan layar top prioritas.
Kesimpulan
Kesimpulan
Secara ringkas, handset ini menawarkan pengalaman cepat dan kamera serbaguna untuk kebutuhan sehari‑hari.
Samsung Galaxy S21 tetap kuat berkat performa flagship, kamera konsisten, dan layar 120Hz yang membuat antarmuka terasa responsif.
Kompromi yang perlu diterima: tanpa slot microSD, resolusi turun dibanding galaxy s20, dan kotak tidak menyertakan charger. Ini paling terasa bagi pengguna yang butuh penyimpanan ekstra atau resolusi QHD.
Di Indonesia, perangkat ini layak dibeli jika harga pasar sudah turun dan Anda mengutamakan form factor 6,2 inci. Pilih samsung galaxy s21 bila butuh keseimbangan value‑fitur.
Pertimbangkan s21 ultra saat prioritas Anda adalah kamera dan layar terbaik tanpa kompromi. Pilih galaxy s20 bila selisih harga besar dan Anda butuh ekspansi storage.
Checklist cepat: tentukan kapasitas storage, siapkan kepala charger USB‑C PD 25W, dan periksa kondisi fisik termasuk perlindungan Gorilla Glass.
FAQ
Apa perbedaan utama antara handset seri ini dengan generasi sebelumnya seperti Galaxy S20?
Perbedaan utama terletak pada desain contour cut camera yang menyatukan modul kamera ke frame, penggunaan bahan belakang polycarbonate atau “Glasstic” yang lebih ringan, serta peningkatan chipset ke Exynos 2100 atau Qualcomm Snapdragon 888 tergantung wilayah. Resolusi layar turun dari QHD ke FHD+ pada model dasar, namun refresh rate adaptif 120Hz membuat pengalaman scrolling dan game tetap mulus.
Siapa yang cocok membeli ponsel ini dibandingkan varian Plus atau Ultra?
Model ini cocok untuk pengguna yang menginginkan flagship ringkas dengan performa tinggi, kamera serbaguna, dan harga lebih terjangkau dibandingkan varian Plus/Ultra. Jika butuh zoom lebih kuat, layar QHD besar, atau sensor kamera lebih lengkap, pertimbangkan varian Ultra.
Apakah ponsel ini masih layak dibeli di Indonesia setelah hadirnya seri lebih baru?
Masih layak jika Anda mencari nilai beli: performa chipset flagship generasi sebelumnya, dukungan 5G, dan fitur kamera yang kuat. Namun pertimbangkan trade-off seperti tanpa charger di box dan tanpa slot microSD saat menilai kebutuhan jangka panjang.
Mengapa material belakang disebut “Glasstic” dan bagaimana rasanya saat digunakan?
“Glasstic” adalah polycarbonate berpola matte yang meniru kaca. Keunggulannya ringan dan tahan gores minor, tetapi terasa kurang premium dibandingkan kaca asli. Finish matte mengurangi sidik jari dan meningkatkan grip.
Apa pengaruh downgrade resolusi ke FHD+ dibanding QHD pada pengalaman menonton dan gaming?
Perbedaan tajam terlihat hanya pada pengamatan dekat atau layar besar; pada penggunaan sehari-hari FHD+ masih tajam dan menghemat baterai. Untuk pengguna content creator yang butuh detail maksimal, varian dengan QHD mungkin lebih cocok.
Seberapa terasa manfaat refresh rate 120Hz adaptif pada pemakaian harian?
Refresh rate 120Hz membuat scrolling dan animasi antarmuka terasa jauh lebih responsif, serta memberikan pengalaman gaming yang lebih halus. Mode adaptif membantu menjaga daya tahan baterai dengan menurunkan rate saat tak diperlukan.
Bagaimana kualitas kamera utama dan zoom pada ponsel ini?
Konfigurasi 12MP wide + 12MP ultrawide + 64MP telephoto menghasilkan foto tajam dan warna cerah, meski kadang cenderung oversaturated. Zoom 3x hybrid bekerja baik untuk zoom sedang; zoom digital hingga 30x berguna untuk kondisi tertentu tapi detail akan menurun.
Apa itu Director’s View dan apakah berguna untuk vlogging?
Director’s View memungkinkan perekaman simultan dari kamera depan dan belakang serta preview beberapa lensa. Fitur ini sangat berguna untuk vlogger yang ingin menangkap sudut berbeda tanpa alat tambahan.
Bagaimana perbandingan performa Exynos 2100 dan Snapdragon 888 untuk penggunaan nyata?
Kedua chipset menawarkan performa flagship untuk multitasking dan game. Snapdragon 888 kadang unggul di efisiensi termal dan GPU, sedangkan Exynos 2100 mendekati dalam banyak skenario. Perbedaan nyata kecil untuk pengguna umum.
Berapa RAM dan opsi penyimpanan, dan apakah tersedia slot microSD?
Umumnya tersedia RAM 8GB dengan opsi storage 128GB atau 256GB. Model ini tidak menyediakan slot microSD, jadi pilih kapasitas internal sesuai kebutuhan foto, video, dan aplikasi.
Bagaimana daya tahan baterai 4.000mAh dengan pengaturan 120Hz?
Pada pemakaian ringan hingga sedang, baterai bisa bertahan seharian penuh. Pengaktifan 120Hz terus-menerus dan sesi gaming intens dapat memperpendek durasi; mode adaptif dan pengaturan hemat daya membantu memperpanjang penggunaan.
Apa opsi pengisian daya dan apakah charger disertakan di box?
Ponsel mendukung fast charging 25W, wireless charging Qi, dan reverse wireless charging. Di beberapa pasar charger tidak disertakan dalam box, sehingga Anda perlu membeli adaptor kompatibel jika belum punya.
Apakah ponsel ini mendukung 5G dan apa artinya bagi pengguna di Indonesia?
Ya, ponsel mendukung 5G sehingga lebih “future-proof” saat jaringan 5G matang. Namun cakupan 5G masih berkembang di Indonesia, jadi manfaat penuh tergantung ketersediaan operator.
Bagaimana pengalaman One UI dan update sistem pada perangkat ini?
One UI menawarkan navigasi satu tangan, fitur personalisasi, dan integrasi layanan Samsung. Perangkat mendapat update keamanan dan OS selama beberapa tahun, menjadikannya relevan untuk penggunaan jangka menengah.
Speaker, port, dan tata letak fisik seperti apa pada ponsel ini?
Ponsel memiliki speaker stereo, port USB‑C, tombol power dan volume di sisi kanan, serta tray SIM tanpa slot microSD. Tata letak ergonomis memudahkan akses kontrol saat digunakan satu tangan.
Apakah casing dan Gorilla Glass Victus cukup melindungi layar dan bodi?
Layar dilindungi Gorilla Glass Victus yang tahan gores dan benturan lebih baik dibanding generasi sebelumnya. Meski begitu casing tambahan tetap dianjurkan untuk perlindungan maksimal terhadap jatuh.
Fitur apa yang paling menarik bagi gamer pada perangkat ini?
Kombinasi chipset flagship, RAM 8GB, refresh rate 120Hz adaptif, dan optimisasi game menjadikan perangkat cocok untuk bermain. Manajemen panas dan kapasitas baterai menentukan durasi sesi gaming intens.
Apakah ada mode kamera atau software yang ditingkatkan dibanding generasi sebelumya?
Ya, ada peningkatan software seperti Mode Single Take yang lebih baik, stabilisasi video, dan algoritme pemrosesan warna yang dioptimalkan untuk hasil foto dan video lebih konsisten.


