Review OPPO A78: Fitur, Spesifikasi, dan Kelebihan Terbaru
Review OPPO A78 – hadir sebagai pilihan menarik di segmen budget jutaan. Artikel ini memberi gambaran cepat soal fitur, desain, dan nilai jual utama sebelum Anda memutuskan beli.
Kami soroti layar, kamera, dan daya tahan baterai 5,000 mah yang jadi fokus. Versi 4G menawarkan panel AMOLED FHD+ dengan refresh rate 90 Hz, sementara versi 5G hadir dengan kompromi di layar dan charging.

Di samping performa chipset, ada juga nilai tambah seperti diamond matrix pada desain oppo, modul dua lingkaran, port jack, dan stereo audio. Fitur keamanan termasuk fingerprint under display pada varian 4G.
Pendeknya, ulasan ini membantu pembaca yang mencari ponsel Rp3 jutaan untuk memahami kelebihan seperti fast charging 67W, bodi ringan, dan sertifikasi IP54, serta kompromi yang mungkin ditemui pada kamera atau layar tergantung versi.
Review OPPO A78
Di kelas budget, perangkat ini menonjol berkat beberapa fitur kunci yang langsung terasa saat pemakaian sehari-hari.
Versi 4G unggul pada layar AMOLED FHD+ 90 Hz, RAM 8 GB (plus virtual), penyimpanan luas, NFC, dan fingerprint under display. Pengisian 67W membuat pengisian cepat jadi nilai jual utama.
Versi 5G menekankan konektivitas dengan Dimensity 700, Bluetooth 5.3, dan layar 6,56 inci HD+ 90 Hz. Pengisian 33W masih memadai, sementara sensor sidemount menggantikan fingerprint di balik layar.
Baca Juga : Review Redmi Note 12 Pro: Spesifikasi dan Kelebihan
Baik 4G maupun 5G membawa baterai 5.000 mAh, stereo speaker dengan Ultra-Volume Mode, jack 3,5 mm, serta konfigurasi kamera 50 MP + 2 MP. Kamera utama nyaman untuk foto di cahaya cukup, dan video dibatasi 1080p@30fps.
- Nilai harian: seimbang antara performa dan harga.
- Audio & media: stereo speaker jarang ditemui di segmen ini.
- Kamera & baterai: cocok untuk pengguna yang butuh daya tahan dan foto kasual.
Ringkasan singkat: siapa yang cocok memakai OPPO A78?
Perangkat ini ideal untuk pengguna yang butuh kombinasi fitur dan daya tahan tanpa menguras kantong. Untuk pemakai harian yang mencari ponsel budget dengan baterai besar dan performa stabil, model ini menawarkan paket yang seimbang.
Jika prioritas Anda adalah konsumsi media dan kualitas layar, varian 4G dengan AMOLED FHD+ 90 Hz lebih sesuai. Namun jika konektivitas masa depan penting, pilihan 5G layak dipertimbangkan meski ada kompromi pada layar dan charging.
- Harga di kisaran Rp3 jutaan: cocok untuk pembeli hemat yang butuh nilai fitur per rupiah.
- Pemula konten dan foto kasual: kamera 50 MP membantu, tapi untuk video pro batas 1080p@30fps perlu diperhatikan.
- Pelajar/pekerja multitasking: RAM 8 GB + RAM virtual dan storage memadai untuk tugas sehari-hari.
- Penggemar audio: stereo speaker dan Ultra Volume Mode memperkuat pengalaman multimedia.
Desain & build quality: Diamond Matrix, modul kamera, dan dua lingkaran
Bodi perangkat ini memadukan sentuhan premium lewat tekstur khusus dan modul kamera ganda. Pola diamond matrix memberi kilau halus saat terkena cahaya, sehingga tampilan berubah tergantung sudut pandang.
Varian warna juga dibuat kontras: Hijau Laut memancarkan kilau tropis, sedangkan Hitam Kabut menonjolkan kedalaman 3D. Kedua pilihan terasa lembut di sentuhan dan jarang menunjukkan noda sidik jari.
Varian warna dan feel bodi: Hijau Laut vs Hitam Kabut
Bobot 180 g dan ketebalan 7,93 mm membuatnya nyaman digenggam lama. Penempatan elemen dan tekstur belakang menjaga keseimbangan estetika tanpa menambah bobot di bagian atas.
Sertifikasi IP54 dan durabilitas harian
Sertifikasi IP54 memberi perlindungan terhadap debu dan percikan air, cocok untuk penggunaan luar ruang ringan. Proses quality control meliputi ribuan siklus micro-drop dan ujian suhu/kelembapan untuk memastikan daya tahan.
- Pola Diamond Matrix menambah nuansa mewah pada bodi.
- Modul kamera disusun dalam dua lingkaran gelap di atas elemen lonjong.
- Sensor dan modul ditempatkan rapi untuk kenyamanan penggunaan.
Layar: AMOLED FHD+ 90 Hz pada 4G, LCD HD+ 90 Hz pada 5G
Perbedaan panel di kedua versi memengaruhi pengalaman menonton dan penggunaan sehari-hari. Pilihan panel menentukan ketajaman teks, kontras, dan reproduksi warna saat menikmati konten media.
Punch-hole kiri atas, bezel tipis, dan visibilitas outdoor
Versi 4G membawa panel AMOLED 6,43 inci FHD+ (1080 x 2400) dengan rasio layar-bodi 85,2% dan punch-hole di kiri atas. Hasilnya, warna lebih kaya dan hitam lebih pekat untuk melihat foto atau film.
Versi 5G memakai LCD 6,56 inci HD+ (720 x 1612) yang mampu mencapai kecerahan lebih tinggi hingga sekitar 600 nit. Ini membantu visibilitas di bawah sinar matahari meski resolusi lebih rendah.
- Refresh rate 90 Hz pada kedua versi membuat scrolling dan animasi terasa lebih mulus.
- Resolusi 1080p vs 720p memengaruhi detail saat membaca atau menonton media panjang.
- Desain punch-hole kiri atas di varian AMOLED memberi area pandang yang lebih terasa lapang.
| Spesifikasi | Versi 4G | Versi 5G |
|---|---|---|
| Panel | AMOLED 6,43″ FHD+ (1080 x 2400) | LCD 6,56″ HD+ (720 x 1612) |
| Kecerahan | ~430 nit | Hingga ~600 nit |
| Rasio layar-bodi & desain | 85,2%, punch-hole kiri atas, bezel tipis | Bezel tipis, beberapa pasar pakai notch/tear-drop |
Untuk pengguna budget yang utamakan kualitas tampilan, varian 4G memberikan nilai lebih. Bila prioritas utama adalah sinyal dan konektivitas 5G, Anda mungkin menerima kompromi pada detail layar.
Performa & chipset: Snapdragon 680 (4G) vs Dimensity 700 (5G)
Performa ponsel ini diuji dari dua sudut: efisiensi harian dan kemampuan gaming kasual.
Versi 4G memakai Snapdragon 680 (6 nm) dengan GPU Adreno 610. Skor AnTuTu v9 berada di sekitar 272.177, sedangkan GeekBench 5 mencatat 374/1.568 (single/multi). Hasil ini mencerminkan respons cepat saat browsing, sosial media, dan multitasking ringan.
Versi 5G mengandalkan MediaTek Dimensity 700 yang dikenal stabil untuk game kasual. Dalam praktik, kedua versi jarang mengalami stutter berat selama Mobile Legends, PUBG Mobile, atau Call of Duty, asalkan pengaturan grafis disesuaikan.
Skor benchmark dan pengalaman penggunaan harian
Skor sintetis memberi gambaran performa realistis. Untuk pemakaian sehari-hari, kedua chipset cukup untuk tugas umum dan aplikasi populer.
Gaming kasual: Mobile Legends, PUBG Mobile, Call of Duty
Adreno 610 pada versi 4G nyaman untuk layar FHD+ 90 Hz. Sensor giroskop pada versi 4G juga meningkatkan kontrol di game balap atau tembak.
| Aspek | Versi 4G (Snapdragon 680) | Versi 5G (Dimensity 700) |
|---|---|---|
| Prosesor & fabrikasi | Snapdragon 680, 6 nm | Dimensity 700, 7 nm |
| GPU | Adreno 610 (950 MHz) | Mali-G57 (varian Mediatek) |
| Skor & pengalaman | AnTuTu ~272.177; lancar untuk tugas harian | Stabil untuk game kasual; keunggulan jaringan 5G |
| Nilai tambah | Giroskop, efisiensi baterai, performa ISP untuk kamera | Konektivitas 5G, kelancaran gaming kasual |
- Tip: Aktifkan mode hemat daya dan atur grafis di game untuk seimbangkan suhu dan baterai.
Memori, penyimpanan, dan RAM virtual untuk multitasking
Kapasitas RAM dan opsi ekspansi jadi penentu pengalaman multitasking sehari-hari. Pada varian 4G, perangkat membawa RAM 8 GB yang bisa diperluas hingga +8 GB lewat RAM virtual. Ini membantu menjaga aplikasi tetap aktif saat berpindah tugas.
Versi 5G umumnya hadir dengan RAM 4 GB namun juga mendukung RAM expansion. Untuk pengguna ringan hingga menengah, konfigurasi ini masih memadai untuk chat, streaming, dan browsing.
- Ruang penyimpanan: Pilihan 128/256 GB memberi ruang lega untuk foto, video, dan aplikasi tanpa cepat penuh.
- Slot microSD: Berguna untuk menyimpan file besar atau memisahkan data kerja dan pribadi.
- Mengaktifkan RAM virtual: Mudah lewat pengaturan sistem; fitur ini menggunakan storage untuk menambah headroom RAM.
| Aspek | Versi 4G | Versi 5G |
|---|---|---|
| RAM fisik | 8 GB | 4 GB |
| Penyimpanan | 128 / 256 GB + microSD | 128 GB + microSD |
| RAM virtual | +8 GB opsional | Ekspansi tersedia |
Untuk pengguna budget yang sering membuka banyak aplikasi, kombinasi RAM besar dan storage luas adalah nilai jual utama. Performa terasa lebih responsif jika cache dan ruang kosong dikelola rapi.
Singkatnya, jika Anda butuh headroom lebih untuk multitasking, pilihan memori pada perangkat ini patut dipertimbangkan. Cek detail konfigurasi sebelum membeli agar sesuai kebutuhan aplikasi sehari-hari.
Baterai 5,000 mAh & fast charging: daya tahan seharian
Daya tahan baterai jadi aspek kunci yang menentukan kenyamanan penggunaan sepanjang hari. Perangkat membawa kapasitas 5,000 mAh pada kedua varian untuk memenuhi kebutuhan chat, streaming, dan navigasi tanpa sering cari colokan.
67W pada varian 4G: klaim pengisian cepat
Versi 4G unggul lewat fast charging 67W yang diklaim mencapai 76% dalam 30 menit. Ini memudahkan pengguna mobile dan mengurangi waktu menunggu sebelum kembali beraktivitas.
33W pada varian 5G: konteks kecepatan charging
Varian 5G mendukung 33W; pengujian menunjukkan sekitar 50% dalam 30 menit dan penuh sedikit lebih dari satu jam. Meski lebih lambat, angka ini masih praktis untuk pemakaian harian.
- Efisiensi dipengaruhi panel dan chipset: AMOLED 90 Hz dan prosesor hemat daya membantu perpanjang penggunaan.
- Mode hemat daya di ColorOS membantu mempertahankan performa saat baterai tersisa sedikit.
- Pengguna yang sering pakai kamera atau merekam video akan merasakan manfaat kapasitas besar dan opsi charging cepat.
Harga nya di kelas Rp3 jutaan membuat kemampuan 67W pada versi 4G jadi nilai jual signifikan dibanding pesaing.
Audio & pengalaman media: stereo speaker dan Ultra Volume Mode
Sistem audio pada perangkat ini dirancang untuk konsumsi media harian. Kombinasi speaker atas dan bawah memberi keluaran suara yang lebih luas dibanding satu speaker saja.
Port jack, Real HD Sound, dan karakter suara
Real HD Sound memoles karakter audio agar lebih jernih untuk musik, gaming, dan video. Hasilnya, detail vokal dan instrumen terasa lebih jelas saat menonton atau mendengarkan.
Ultra Volume Mode dapat meningkatkan level hingga 300%, berguna di tempat bising atau saat butuh volume ekstra untuk panggilan suara. Port jack 3,5 mm juga tersedia untuk headset kabel dengan latensi rendah.
- Stereo speaker memberi separasi kanal yang baik untuk musik dan film.
- Mode audio di pengaturan memudahkan penyesuaian profil suara.
- Ulasan menyebut versi 5G seimbang antara speaker atas dan bawah, nyaman untuk gaming dan streaming.
- Volume tinggi dan kejernihan membantu rapat online dan pemutaran video pendek.
Secara keseluruhan, paket audio ini merupakan fitur menarik di kelas budget. Bagi yang sering konsumsi media, kombinasi speaker, mode, dan jack memberi fleksibilitas tanpa perlu aksesori tambahan.
Kamera belakang: 50 MP + depth 2 MP, apa yang bisa diharapkan
Kamera belakang menjadi aspek penting untuk menilai kemampuan dokumentasi sehari-hari perangkat ini. Konfigurasi utama mengandalkan sensor 50 MP (f/1.8) dengan PDAF dan sensor depth 2 MP (f/2.4).
Mode Portrait dan Ultra-Clear Image hingga 108 MP
Mode portrait memanfaatkan sensor depth untuk efek bokeh yang lebih natural. Hasilnya memuaskan untuk foto orang di pencahayaan cukup, tapi tidak setara lensa khusus tele.
Fitur Ultra-Clear Image menggabungkan beberapa frame untuk menghasilkan foto hingga 108 MP. Ini efektif menambah detail siang hari, terutama untuk media sosial dan cropping.
Ketiadaan ultrawide: dampak pada lanskap
Ketiadaan lensa ultrawide membatasi sudut pandang saat memotret lanskap atau arsitektur. Anda perlu berpindah posisi atau menggunakan panorama untuk mendapatkan komposisi lebih luas.
- PDAF membantu fokus cepat pada subjek di siang hari.
- LED flash tersedia untuk aksi malam, namun noise bisa muncul di kondisi minim cahaya.
- Perekaman video dibatasi 1080p@30fps; stabilisasi software membantu namun bukan kelas profesional.
Kamera depan & videografi: 8 MP dan batas 1080p 30 fps
Fitur kamera depan di sini dibuat untuk kemudahan selfie dan perekaman singkat. Sensor 8 MP (f/2.0) memberi hasil cerah saat cahaya cukup. Untuk perekaman, baik kamera depan maupun belakang dibatasi pada 1080p@30fps, yang memadai untuk unggahan sosial dan dokumentasi sederhana.
Dual-View untuk variasi konten
Dual-View Video memungkinkan rekam bersamaan dari kedua lensa. Fitur ini ideal untuk reaksi atau vlog singkat tanpa perangkat tambahan. Mode portrait di front camera memberi efek blur latar, tetapi pemisahan detail rambut kadang kurang rapi menurut beberapa penguji.
- Kamera depan 8 MP cukup untuk selfie harian dan panggilan video.
- Batas 1080p@30fps cocok untuk creator pemula yang fokus pada cepat unggah konten.
- Gunakan cahaya alami dan tripod kecil agar hasil lebih stabil dan minim noise.
Secara keseluruhan, oppo a78 memberi kombinasi simpel antara selfie dan kemampuan video yang ramah pengguna. Ini lebih ditujukan untuk kemudahan berbagi konten, bukan produksi profesional.
Konektivitas & sensor: NFC lengkap dan fingerprint modern
Fitur nirkabel dan sensor bawaan memengaruhi bagaimana perangkat berintegrasi dengan ekosistem digital Anda.
NFC hadir pada varian 4G, memudahkan cek saldo dan top-up kartu serta pairing cepat dengan perangkat lain. Wi‑Fi dan jaringan seluler bekerja stabil untuk aktivitas harian. Jika jaringan 5G tersedia, versi 5G memberi kecepatan dan latensi lebih baik untuk streaming dan cloud gaming.
Fingerprint under-display (4G) vs side-mounted (5G)
Versi 4G memakai fingerprint under‑display yang memberi kesan lebih rapi. Sensor di layar terasa premium dan nyaman untuk buka kunci secara alami.
Versi 5G mengandalkan sensor samping yang cepat dan akurat. Kedua opsi juga bisa dipadukan dengan face unlock untuk akses lebih fleksibel.
Bluetooth 5.0 (4G) vs 5.3 (5G): stabilitas dan efisiensi
Bluetooth 5.0 pada varian 4G tetap fungsional untuk earbud dan aksesori. Namun Bluetooth 5.3 pada varian 5G menawarkan efisiensi energi lebih baik, manajemen koneksi lebih stabil, dan keamanan enkripsi lebih kuat.
Pengguna TWS akan merasakan keuntungan nyata dengan 5.3 lewat koneksi lebih andal dan daya tahan baterai perangkat audio yang lebih panjang.
- Gyroscope di versi 4G membantu kontrol gerak di game dan orientasi AR.
- Paket sensor lengkap memudahkan navigasi, aplikasi olahraga, dan fitur AR ringan.
- Kombinasi NFC + fingerprint + face unlock mencakup sebagian besar skenario keamanan sehari‑hari.
| Aspek | Versi 4G | Versi 5G |
|---|---|---|
| NFC | Ada (pembayaran & pairing) | Tergantung pasar (biasanya tidak ada) |
| Fingerprint | Under‑display | Side‑mounted |
| Bluetooth | 5.0 | 5.3 (lebih efisien & aman) |
| Sensor tambahan | Gyroscope, proximity, accelerometer | Proximity, accelerometer (gyro tergantung varian) |
Kesimpulan singkat: Pilih berdasarkan prioritas. Jika Anda butuh NFC, sensor gyroscope, dan fingerprint under‑display, versi 4G lebih cocok. Jika prioritas utama adalah konektivitas nirkabel mutakhir dan manfaat TWS, versi 5G menawarkan keunggulan Bluetooth 5.3 dan akses 5G.
Software & ColorOS: antarmuka, versi Android, dan fitur
Antarmuka ponsel ini menonjolkan tata letak yang cerah dan setelan cepat yang mudah diakses. Perangkat menjalankan Android 12 berbasis ColorOS, dengan ikonografi modern dan personalisasi tema yang intuitif.
Bloatware dan aplikasi pra-instal: dampak ke pengalaman awal
Beberapa laporan menyebut varian 5G membawa cukup banyak aplikasi pra‑instal. Hal ini dapat mengurangi ruang dan membuat pengalaman awal terasa penuh.
- Fitur inti: mode hemat daya, RAM virtual, dan pengaturan privasi.
- Saran: tinjau dan hapus aplikasi tidak perlu untuk optimalkan ruang dan kinerja.
- Keamanan: manajemen izin aplikasi memudahkan kontrol akses data.
- Pembaruan OTA: patch keamanan dan perbaikan bug tersedia, frekuensi bervariasi per wilayah.
Navigasi terasa ringan dan sinkron dengan hardware. Secara keseluruhan, software memberi pengalaman fungsional; hanya perlu langkah awal untuk menyingkirkan bloatware agar terasa lebih rapi dalam pemakaian sehari‑hari. Kata kunci dalam review ini membantu menilai aspek perangkat lunak secara cepat.
Harga & ketersediaan: Rp3 jutaan dan opsi memori
Untuk banyak pembeli, kombinasi harga dan opsi memori menentukan pilihan akhir. Di Indonesia, oppo a78 versi 4G diluncurkan pada Juli 2023 dengan banderol sekitar Rp3 jutaan. Paket ini menarik untuk yang cari layar AMOLED, fast charging, dan kapasitas penyimpanan besar.
Versi 5G dipasarkan sedikit lebih tinggi, biasanya di kisaran Rp3,9 jutaan. Perbedaan harga mencerminkan dukungan jaringan 5G dan Bluetooth 5.3.
- Opsi memori: 4G menawarkan hingga 8/256 GB; 5G umum hadir 4/128 GB.
- Warna: tersedia varian Hijau Laut dan Hitam Kabut sesuai selera.
- Baterai: kedua versi pakai baterai 5,000 mah untuk pemakaian seharian.
- Periksa promo, bundling operator, atau diskon resmi untuk mendapatkan harga nya terbaik.
| Aspek | Versi 4G | Versi 5G |
|---|---|---|
| Perkiraan harga (ID) | ~Rp3 jutaan | ~Rp3,9 jutaan |
| Konfigurasi memori | 8/128 atau 8/256 GB | 4/128 GB |
| Baterai | 5,000 mah | 5,000 mah |
Tips: jika fokus Anda layar dan pengisian cepat, versi 4G sering dianggap sebagai sweet spot. Namun, bila butuh konektivitas masa depan, pilihan 5G layak dipertimbangkan meski dengan harga lebih tinggi.
OPPO A78 4G vs OPPO A78 5G: pilih yang mana?
Pilih varian yang cocok bergantung pada prioritas Anda: tampilan, kecepatan isi daya, atau akses jaringan baru. Perbandingan singkat ini membantu menentukan mana yang paling pas untuk kebutuhan harian.
Layar, refresh rate, dan kecepatan charging
Versi 4G unggul pada layar AMOLED FHD+ dengan kontras serta warna lebih kaya. Kedua varian sama‑sama punya refresh rate 90 Hz untuk scrolling yang mulus.
Fast charging 67W pada 4G jauh lebih cepat dari 33W di 5G. Ini penting jika Anda sering butuh daya cepat di sela aktivitas.
Kinerja, jaringan, dan konektivitas nirkabel
Untuk chipset, Snapdragon 680 (4G) efisien dan hemat baterai. Dimensity 700 (5G) memberi keuntungan jaringan dan gaming kasual berkat konektivitas 5G.
- Fingerprint: under‑display (4G) terasa lebih premium; side‑mounted (5G) cepat dan ergonomis.
- Sensor: gyroscope ada di 4G, berguna untuk kontrol gerak di game.
- Audio: kedua model punya stereo speaker dan pengalaman serupa.
| Aspek | Versi 4G | Versi 5G |
|---|---|---|
| Panel & refresh | AMOLED FHD+ • 90 Hz | LCD HD+ • 90 Hz |
| Charging | 67W (fast charging) | 33W |
| Chipset & konektivitas | Snapdragon 680 • NFC • Gyro | Dimensity 700 • 5G • Bluetooth 5.3 |
Rekomendasi: pilih 4G bila Anda utamakan layar, kecepatan isi ulang, dan memori. Pilih 5G jika jaringan masa depan dan Bluetooth 5.3 lebih penting.
Kelebihan dan kekurangan utama OPPO A78
Berikut ikhtisar fitur yang menonjol serta kompromi yang perlu diperhatikan.
Kelebihan utama (terutama varian 4G):
- Layar AMOLED FHD+ 90 Hz yang jarang ada di segmen budget, memberi kontras dan warna lebih hidup.
- Pengisian cepat 67W: isi daya cepat untuk penggunaan aktif sepanjang hari.
- RAM 8 GB plus RAM virtual dan storage hingga 256 GB memberi ruang multitasking dan penyimpanan luas.
- Desain Diamond Matrix, bodi ringan, dan sertifikasi IP54 menambah nilai estetika dan proteksi.
- Fitur harian solid: NFC, fingerprint under‑display (terasa seperti perangkat flagship), stereo speaker dengan Ultra Volume Mode.
- Baterai 5,000 mah yang andal untuk pemakaian sehari penuh.
- Sensor lengkap pada varian 4G termasuk gyroscope berguna untuk gamer dan AR.
Kekurangan yang perlu dicatat:
- Tidak ada lensa ultrawide, jadi fleksibilitas untuk lanskap berkurang.
- Video dibatasi 1080p@30fps pada kamera depan dan belakang; kurang ideal untuk creator pro.
- Bluetooth 5.0 di versi 4G kalah efisien dibanding 5.3 pada versi 5G untuk TWS dan koneksi modern.
- Varian 5G unggul di jaringan dan Bluetooth 5.3, namun harus menerima panel LCD HD+ dan pengisian 33W yang lebih lambat.
| Aspek | Kelebihan | Kekurangan |
|---|---|---|
| Layar | AMOLED FHD+ 90 Hz (4G): warna & kontras unggul | LCD HD+ di 5G: resolusi lebih rendah |
| Charging & Baterai | 67W (4G) + 5,000 mah: isi cepat dan tahan lama | 33W di 5G: lebih lambat |
| Kamera | 50 MP dengan mode 108 MP untuk detail siang hari | Tanpa ultrawide; video maksimal 1080p@30fps |
| Konektivitas & Sensor | 4G: NFC, fingerprint under‑display, gyroscope | 4G pakai Bluetooth 5.0; 5G pakai BT 5.3 tetapi layar & charging lebih rendah |
Kesimpulan singkat: Untuk pengguna yang cari layar bagus, pengisian cepat, dan fitur harian lengkap dengan harga kompetitif, model 4G menawarkan paket terbaik. Jika prioritas Anda adalah konektivitas 5G dan Bluetooth 5.3, varian 5G layak dipertimbangkan meski ada kompromi pada panel dan charging.
Kesimpulan
Kombinasi layar, baterai, dan konektivitas membuat oppo a78 relevan bagi banyak pengguna Indonesia.
Versi 4G menonjol dengan AMOLED FHD+ 90 Hz, pengisian 67W, memori lega, NFC, dan fingerprint under‑display.
Versi 5G cocok untuk yang butuh jaringan terbaru dan Bluetooth 5.3, meski panel dan kecepatan isi daya lebih sederhana.
Kamera 50 MP cukup untuk foto harian, namun perekaman video maksimal 1080p@30fps perlu diperhatikan oleh creator.
Baterai 5,000 mah memberi daya seharian dan IP54 membantu perlindungan dari debu serta percikan air.
Singkatnya, pilih berdasarkan prioritas: kualitas layar dan charging cepat (4G) atau konektivitas 5G/Bluetooth 5.3 (5G).
FAQ
Apa perbedaan utama antara varian 4G dan 5G pada perangkat ini?
Varian 4G menggunakan chipset Snapdragon 680, layar AMOLED FHD+ dengan refresh 90 Hz, dan pengisian cepat 67W. Varian 5G memakai MediaTek Dimensity 700, layar LCD HD+ 90 Hz, serta pengisian 33W. Pilih berdasarkan kebutuhan jaringan, kualitas layar, dan kecepatan pengisian.
Berapa kapasitas baterai dan berapa lama daya tahan pemakaian sehari-hari?
Baterai 5.000 mAh memberi daya cukup untuk pemakaian normal seharian lebih, termasuk sosial media, streaming, dan navigasi. Versi 4G lebih unggul dalam pengisian cepat berkat 67W yang dapat mengisi persen besar dalam 30 menit, sedangkan 5G memakai 33W sehingga butuh waktu lebih lama.
Apakah perangkat ini mendukung pengisian cepat dan berapa kecepatannya?
Ya. Versi 4G mendukung fast charging 67W dengan klaim pengisian cepat hingga sekitar 76% dalam 30 menit. Versi 5G mendukung 33W yang masih tergolong cepat di kelas menengah namun bukan yang tercepat.
Bagaimana kualitas layar untuk menonton video dan penggunaan di luar ruangan?
Versi 4G punya layar AMOLED FHD+ yang menawarkan kontras tinggi, warna kaya, dan visibilitas outdoor lebih baik. Versi 5G menggunakan LCD HD+ yang masih nyaman untuk konten namun kurang tajam dan kurang cerah di bawah sinar matahari langsung.
Apakah ada headphone jack 3,5 mm dan bagaimana soal kualitas audio?
Ya, tersedia jack 3,5 mm. Perangkat juga dilengkapi stereo speaker dan fitur seperti Ultra Volume Mode serta teknologi Real HD Sound untuk karakter audio lebih baik saat menonton atau bermain game.
Kamera belakang apa saja yang terpasang dan seperti apa hasil fotonya?
Konfigurasi utama adalah kamera 50 MP plus sensor depth 2 MP. Hasil foto tajam untuk penggunaan harian, mendukung mode portrait dan fitur Ultra-Clear Image yang meningkatkan detail hingga setara 108 MP. Namun tidak ada modul ultrawide, jadi komposisi lanskap terbatas.
Bagaimana kemampuan kamera depan untuk selfie dan video?
Kamera depan 8 MP cocok untuk selfie dan panggilan video, serta merekam hingga 1080p 30 fps. Fitur Dual-View Video memungkinkan merekam dengan kombinasi kamera depan dan belakang untuk konten kreatif.
Apakah perangkat memiliki sertifikasi tahan percikan atau debu?
Ya, ada sertifikasi IP54 yang berarti tahan percikan air dan debu ringan, cukup untuk penggunaan harian namun bukan untuk perendaman penuh.
Di sektor keamanan, fingerprint ditempatkan di mana dan bagaimana performanya?
Pada versi 4G sensor sidik jari berada di bawah layar (in-display), sedangkan versi 5G memakai sensor side-mounted. Keduanya responsif, namun jenis in-display terasa lebih modern di 4G.
Bagaimana performa gaming dan multitasking sehari-hari?
Untuk gaming kasual seperti Mobile Legends, PUBG Mobile, dan Call of Duty, kedua varian mampu menjalankan game pada pengaturan sedang dengan frame rate stabil. Snapdragon 680 sedikit lebih efisien untuk tugas sehari-hari, dan opsi RAM virtual membantu multitasking bila perlu.
Berapa pilihan memori dan apakah ada slot microSD?
Tersedia beberapa opsi memori dan penyimpanan untuk kelas menengah, dengan fitur ekspansi RAM virtual. Banyak model masih menyediakan slot microSD untuk menambah kapasitas penyimpanan sesuai kebutuhan pengguna.
Fitur konektivitas apa saja yang didukung, termasuk NFC dan Bluetooth?
Kedua varian mendukung konektivitas lengkap termasuk NFC. Bluetooth berbeda: 4G hadir dengan Bluetooth 5.0, sedangkan 5G meningkatkan ke Bluetooth 5.3 untuk stabilitas dan efisiensi lebih baik.
Bagaimana pengalaman antarmuka dan apakah banyak aplikasi pra-instal (bloatware)?
Perangkat menjalankan ColorOS di atas Android dengan sejumlah fitur kustom. Ada beberapa aplikasi pra-instal yang memengaruhi pengalaman awal, namun pengguna bisa menonaktifkan atau menghapus banyak aplikasi sesuai preferensi.
Berapa kisaran harga dan apakah layak untuk budget sekitar Rp3 jutaan?
Harga berada di kisaran jutaan, sering dijual dengan opsi memori berbeda. Untuk anggaran sekitar Rp3 juta, perangkat menawarkan kombinasi layar, baterai, dan kamera yang kompetitif di kelas menengah.
Warna dan desain seperti apa yang tersedia serta bagaimana feel bodinya?
Tersedia varian warna seperti Hijau Laut dan Hitam Kabut dengan finishing Diamond Matrix yang memberi tekstur premium. Bodinya nyaman digenggam dan terasa solid untuk penggunaan harian.
Apa kekurangan utama yang perlu diperhatikan sebelum membeli?
Keterbatasan utama meliputi absennya kamera ultrawide, perbedaan kualitas layar antara varian 4G dan 5G, serta kecepatan pengisian yang lebih rendah pada versi 5G. Pertimbangkan prioritas layar, jaringan, dan fast charging sebelum memilih.


