Review Poco C40: Spesifikasi, Kelebihan, dan Kekurangan

Review Poco C40 ini membuka konteks untuk pembaca di Indonesia yang mencari ponsel entry-level dengan baterai besar dan layar lega.

Poco C40
Poco C40

Di sini kami akan menilai spesifikasi kunci, pengalaman penggunaan sehari-hari, serta kelebihan dan kekurangan yang paling terasa. Fokusnya mencakup desain, layar 6,71 inci HD+ 60Hz, daya tahan baterai 6000 mAh, performa chipset JLQ JR510, dan konfigurasi kamera.

Kami juga membahas fitur konektivitas seperti USB‑C, jack 3,5 mm, microSD hingga 1TB, Wi‑Fi 5, Bluetooth 5.0, serta catatan penting: 4G Dual SIM, IP52, dan tanpa NFC.

Siapa yang cocok? Perangkat ini ideal bagi pengguna yang mengutamakan baterai besar, layar luas, dan harga terjangkau daripada performa gaming tinggi atau kamera kelas atas.

Penilaian dibuat secara realistis sesuai segmen harga agar pembaca dapat memutuskan cepat apakah smartphone ini memenuhi kebutuhan dasar sehari-hari.

Gambaran singkat Poco C40 untuk kelas harga Rp1 jutaan-Rp2 jutaan

Di rentang harga Rp1 juta sampai Rp2 juta, konsumen Indonesia mencari nilai terbaik untuk kebutuhan sehari-hari. Smartphone di segmen ini sering menawarkan kapasitas baterai besar dan layar lega sebagai daya tarik utama.

Posisi di lini C Series dan target pengguna

poco c40 ditempatkan sebagai opsi paling terjangkau dalam C Series. Perangkat ini cocok untuk pengguna pemula seperti pelajar, orang yang butuh second phone, atau pengguna aplikasi ringan.

Dengan kapasitas baterai 6000 mAh, fokusnya jelas pada daya tahan ketimbang performa tinggi. Spesifikasi poco menegaskan strategi value-for-money di segmen entry-level.

Highlight utama: baterai besar, layar luas, dan harga kompetitif

Baterai 6000 mAh memberi daya untuk seharian penuh. Layar 6,71 inci memudahkan konsumsi konten meski refresh rate hanya 60Hz.

  • Harga rilis di Indonesia berada di kisaran Rp1.599.000–Rp1.799.000, menjadikannya menarik di kelas harga jutaan.
  • Segmen ini menuntut kompromi: baterai dan layar diutamakan, kamera dan performa dibuat standar.
  • Hindari jika Anda membutuhkan NFC untuk mobile payment atau sering bermain game berat.

Desain dan build quality: Poco Yellow, leatherette, dan IP52

Tampilan belakang ponsel ini langsung menarik perhatian karena adanya bidang hitam besar yang menjadi “rumah” modul kamera dan sensor sidik jari. Area hitam itu membuat desain terlihat berbeda dibanding perangkat lain di kelas jutaan.

Opsi warna dan kesan visual

Varian tersedia: Power Black, Coral Green, dan Poco Yellow. Setiap warna memberi kesan berbeda; Power Black terasa lebih kalem dan elegan, Coral Green memberi nuansa segar, sedangkan Poco Yellow menonjolkan sikap berani dan identitas merek.

Material leatherette dan ergonomi

Bagian belakang bertekstur leatherette yang menambah grip dan mengurangi bekas sidik jari. Material ini terasa nyaman saat digenggam, namun perlu pemeriksaan jangka panjang terhadap kotoran dan gesekan.

 

Baca Juga : Review Oppo A17: Spesifikasi, Kelebihan, dan Kekurangan

 

Bobot ~204 g menandakan baterai besar sebagai sumber berat. Untuk tangan kecil, genggaman satu tangan masih memungkinkan, tetapi terasa lebih berat setelah penggunaan lama.

Sertifikasi IP52: batas perlindungan praktis

Klaim IP52 berarti perlindungan dari debu terbatas dan percikan air ringan. Ini cocok untuk aktivitas outdoor singkat, namun jangan direndam atau dipakai di hujan deras.

  • Kesan visual: bidang hitam membuat modul kamera menonjol.
  • Warna: pilihan memengaruhi kesan premium atau berani.
  • Material: leatherette meningkatkan grip, butuh casing untuk proteksi ekstra.
  • Bobot: 204 g — trade-off untuk daya tahan baterai.

Layar Poco C40: panel IPS 6,71 inci HD+ dengan refresh rate 60Hz

Layar menjadi elemen penting untuk pengalaman sehari-hari, dan perangkat ini menawarkan panel besar yang menonjol di kelasnya.

Layar Poco C40 menggunakan panel IPS 6,71 inci dengan resolusi 1650×720 (HD+). Ketajaman teks jelas berbeda dibandingkan FHD+, tapi layar ini tetap nyaman untuk membaca, menonton YouTube, dan scrolling media sosial.

Kecerahan dan penggunaan outdoor

Kecerahan rata-rata ~450 nits (maks terukur 468 nits) membantu visibilitas di bawah sinar matahari. Namun sudut pandang dan kontras konten menentukan seberapa mudah membaca layar di luar ruangan.

Refresh rate 60Hz versus tren 90Hz

Refresh rate 60Hz masih cukup untuk tugas harian. Pengguna yang terbiasa layar 90Hz/120Hz akan merasakan scrolling kurang mulus.

Respons sentuhan dan waktu respons layar relatif lambat, sehingga potensi ghosting muncul saat gaming cepat.

Akurasi warna dan karakter tampilan

Analisis menunjukkan tone cenderung cool/blue tint (CCT ~8122K) dan akurasi warna standar untuk kelas entry-level. Pilih mode warna (Standard atau Vivid) sesuai preferensi agar warna kulit dan langit lebih natural.

  • Panel besar cocok untuk konsumsi konten.
  • Kecerahan memadai untuk penggunaan outdoor, tetapi tidak sempurna.
  • Refresh rate 60Hz: efisien daya namun kurang mulus dibanding 90Hz.

Performa harian dan gaming: chipset JLQ JR510 dan RAM 3/4 GB

Performa sehari-hari menentukan apakah ponsel entry-level mampu memenuhi kebutuhan dasar tanpa membuat pengguna frustrasi.

Mengenal SoC dan kapasitas inti

JLQ JR510 adalah SoC 11 nm yang belum sepopuler Snapdragon atau MediaTek. CPU delapan inti berbasis Cortex-A53 (1,5–2,0 GHz) dan GPU Mali-G52 MP1 cocok untuk tugas ringan seperti chat, browsing, dan streaming video.

Respons UI dan pengaruh aplikasi bawaan

MIUI 13 berbasis Android 11 memberikan antarmuka familier dengan banyak fitur. Namun, banyak aplikasi bawaan dan pihak ketiga mengurangi ruang penyimpanan.

Pada varian 32GB eMMC, ruang kosong sering tinggal sekitar 20GB. Untuk itu, memilih 64GB membantu menjaga performa saat multitasking dan pemasangan aplikasi.

Hasil gaming dan manajemen penyimpanan

Untuk gaming berat seperti COD Mobile, hasil pengujian menunjukkan frame drop dan ketidakstabilan frame pada setelan menengah ke atas. Game berjalan lebih lancar di pengaturan rendah, tetapi pengalaman tetap terbatas.

Slot microSD dedicated hingga 1TB berguna untuk foto dan video. Namun, eMMC dan pembaca microSD relatif lambat, sehingga menaruh game besar di kartu luar kurang ideal.

  • Intinya: chipset jlq jr510 memenuhi kebutuhan dasar, bukan untuk game berat.
  • Saran: pilih varian 64GB dan 4GB RAM jika sering multitasking atau memasang banyak aplikasi.

Baterai 6000 mAh dan fast charging: sekuat apa daya tahannya?

Kapasitas baterai 6000 mAh menjadi nilai jual utama pada poco c40. Angka ini memberi keuntungan nyata untuk pemakaian ringan hingga sedang tanpa sering mencari stopkontak.

Skenario penggunaan nyata

Produsen mengklaim ketahanan sekitar: 32 jam panggilan, 86 jam pemutaran musik, 20 jam video, dan 17 jam navigasi. Angka ini memberi patokan realistis untuk aktivitas sehari-hari.

Pengisian daya dan charger dalam boks

Ponsel mendukung fast charging hingga 18W, namun charger bawaan hanya 10W. Akibatnya, waktu isi ulang terasa lebih lama dibanding perangkat yang dikirim lengkap dengan adaptor 18W.

Jenis Pemakaian Perkiraan Daya Tahan Keterangan
Panggilan ~32 jam Standar untuk battery besar
Musik (offline) ~86 jam Efisien saat low screen usage
Video playback ~20 jam Streaming lebih cepat menguras daya
Navigasi (GPS) ~17 jam GPS dan layar aktif mengurangi durasi

Tips memaksimalkan endurance

  • Turunkan brightness layar dan aktifkan mode hemat daya saat perlu.
  • Batasi sinkronisasi otomatis dan notifikasi aplikasi yang jarang dipakai.
  • Gunakan Wi‑Fi bila tersedia; data seluler lebih boros daya.
  • Pertimbangkan membeli charger 18W resmi untuk mengurangi waktu isi ulang jika sering mobile.

Kesimpulan singkat: daya tahan adalah senjata utama poco c40 berkat kapasitas baterai besar. Namun, pengalaman fast charging di kotak penjualan tidak optimal tanpa charger yang lebih kuat.

Kamera Poco C40: 13 MP + 2 MP dan selfie 5 MP untuk kebutuhan dasar

Sisi fotografi perangkat ini menawarkan konfigurasi dasar yang difokuskan untuk dokumentasi sehari-hari.

Hasil foto siang hari vs low-light

Kamera utama 13 MP dengan PDAF cukup menangkap detail di siang hari untuk unggahan media sosial. Namun, warna sering terlihat kurang hidup dan detail menurun saat di-zoom.

Pada kondisi low-light, noise meningkat dan blur lebih sering muncul. Kamera depth 2 MP tidak memperbaiki performa malam, sehingga foto malam cenderung cepat kehilangan detail.

Autofocus dan mode portrait

PDAF membantu fokus lebih cepat pada subjek sederhana, tapi kadang gagal pada scene kompleks. Mode portrait mengandalkan sensor 2 MP untuk depth; cutout umumnya rapi namun tidak sempurna.

Ketiadaan lensa ultrawide membatasi pengambilan grup dan lanskap lebar, jadi Anda perlu mundur atau gunakan panorama.

Perekaman video 1080p 30fps

Perekaman video sampai 1080p 30fps layak untuk kebutuhan sederhana. Eksposur menyesuaikan relatif cepat dan fokus umumnya stabil.

Namun, video tampak kurang terang tanpa pencahayaan tambahan. Untuk hasil terbaik, rekam di luar ruangan atau pada ruang dengan cahaya cukup.

  • Kesimpulan: kamera poco c40 cocok untuk dokumentasi harian, bukan untuk fotografi serius.

Audio dan multimedia: speaker mono, jack 3.5mm, dan pengalaman nonton

Audio sering jadi faktor penentu kenyamanan saat menonton video di layar besar.

Speaker mono pada perangkat ini menghasilkan suara yang cukup keras untuk ruangan kecil. Namun, karena hanya satu sumber suara, tidak ada pemisahan kiri‑kanan. Hasilnya, musik dan dialog terasa kurang berisi dibanding stereo.

Visual pada layar 6,71 inci memberi pengalaman menonton yang imersif. Sayangnya, kualitas audio mono menjadi batasan jika Anda sering menonton tanpa earphone.

Jack 3.5mm dan FM Radio: nilai praktis untuk pengguna

Keberadaan jack 3,5 mm adalah nilai tambah nyata. Banyak earphone murah kompatibel langsung, tanpa perlu adapter. Latensi untuk video juga rendah saat pakai kabel.

FM Radio hadir sebagai fitur hemat kuota. Ini berguna di wilayah dengan koneksi data terbatas atau untuk mendengarkan berita lokal.

Aspek Kondisi Rekomendasi
Speaker Mono, volume cukup Gunakan di ruangan kecil; tidak ideal untuk pesta
Jack 3.5mm Tersedia Pilih earphone berkabel untuk audio lebih baik
FM Radio Tersedia Bagus untuk hemat data dan info lokal

Untuk pengalaman multimedia terbaik, saya sarankan pairing dengan earphone via jack atau TWS via Bluetooth. Itu akan jauh meningkatkan detil dan kenyamanan dibanding mengandalkan speaker bawaan.

Konektivitas dan fitur: USB-C, Wi‑Fi 5, sensor, dan kekurangan NFC

Aspek jaringan dan sensor sering jadi penentu kenyamanan harian pengguna. Poco C40 hadir dengan konektivitas dasar yang praktis untuk penggunaan sehari‑hari, namun ada beberapa batasan yang perlu diketahui sebelum membeli.

Jaringan nirkabel, Bluetooth, dan navigasi

Wi‑Fi 5 (802.11ac) memungkinkan kecepatan awal yang baik. Uji transmit mencapai ~350 Mbit/s, tetapi receive dapat menurun setelah lama terhubung.

Bluetooth 5.0 memudahkan pairing dengan earphone dan aksesori. Perangkat mendukung 4G LTE Dual SIM untuk data dan panggilan pada dua kartu sekaligus.

GPS mendukung GPS/Galileo/GLONASS/Beidou sehingga navigasi umumnya andal. Namun, pada beberapa rute ditemukan deviasi plotting yang membuatnya kurang cocok untuk aktivitas yang butuh presisi sangat tinggi.

Ketiadaan NFC dan infrared blaster

Perangkat tidak menyediakan NFC. Akibatnya, pengguna yang mengandalkan tap‑to‑pay atau integrasi transport elektronik akan kehilangan kenyamanan itu.

Tidak ada infrared blaster, jadi ponsel ini tidak bisa berfungsi sebagai remote untuk TV atau AC. Ini penting bagi yang sering memakai ponsel untuk mengontrol perangkat rumah.

Sensor dan keamanan sehari‑hari

Poco C40 mengandalkan fingerprint belakang untuk keamanan biometrik. Sensor ini berfungsi baik, meski kadang terasa sedikit lambat.

Tidak ada face unlock, sehingga opsi biometrik terbatas pada sidik jari. Untuk keamanan tambahan, pengguna disarankan memakai pola atau PIN sebagai cadangan.

Aspek Spesifikasi Dampak untuk pengguna
Wi‑Fi 802.11ac (Wi‑Fi 5), ~350 Mbit/s transmit Cukup untuk streaming & kelas online; stabilitas tergantung router
Seluler 4G LTE Dual SIM Tidak mendukung 5G; biaya data tetap relevan di segmen harga ini
GPS GPS/Galileo/GLONASS/Beidou Baik untuk navigasi umum; sesekali ada deviasi rute
Biometrik Fingerprint belakang; tanpa face unlock Fungsional, tetapi opsi biometrik terbatas
NFC & IR Tidak tersedia Tidak mendukung tap‑to‑pay dan remote IR

Review Poco C40: Kelebihan dan kekurangan yang paling terasa

Bagian ini merangkum kelebihan dan kelemahan yang paling terasa saat memakai perangkat ini sehari‑hari. Tujuannya membantu Anda memutuskan cepat sesuai kebutuhan.

A close-up shot of the Poco C40 smartphone, showcasing its sleek design and key features. In the foreground, highlight the phone with a crystal-clear display showing vibrant colors and a unique wallpaper. The middle ground features a blurred hand holding the device, demonstrating its lightweight build and ergonomic feel. In the background, softly lit ambient lighting enhances the modern tech vibe, with hints of tech gadgets subtly out of focus. The scene conveys a sense of sophistication and innovation, inviting viewers to explore the advantages of the Poco C40. Use soft, diffused lighting to create a warm and inviting atmosphere, and capture the essence of a tech review setting.

Kelebihan utama

  • Baterai 6000 mAh memberi ketenangan untuk seharian penuh tanpa sering isi ulang.
  • Layar 6,71 inci cocok untuk nonton dan belajar online.
  • Port USB‑C dan jack 3.5mm memudahkan koneksi perangkat lama dan earphone kabel.
  • Standar IP52 memberi sedikit perlindungan dari cipratan air.

Kekurangan yang perlu diperhatikan

  • Refresh rate 60Hz terasa kurang mulus dibanding layar 90Hz.
  • Kamera cenderung biasa, terutama di kondisi low‑light.
  • SoC JLQ JR510 mudah mentok saat game berat atau multitasking berat.
  • Speaker mono dan tanpa NFC membatasi pengalaman multimedia dan fitur tap‑to‑pay.
Aspek Kelebihan Kekurangan
Daya 6000 mAh, tahan lama Charger bawaan 10W, isi ulang lama
Performa Cukup untuk chat & streaming JLQ JR510 kurang untuk gaming intens
Multimedia Layar besar, jack 3.5mm Speaker mono, 60Hz
Fitur USB‑C, IP52 Tanpa NFC

Rekomendasi dan alternatif

Perangkat ini cocok bagi pengguna harian, pelajar, atau siapa saja yang menempatkan daya tahan dan layar luas di atas performa tinggi.

Jika Anda butuh kamera lebih baik atau performa lebih kencang, pertimbangkan opsi lain di kelas serupa yang menawarkan chipset lebih populer, storage lebih besar, atau layar 90Hz. Seri poco pro di lini lain biasanya menargetkan performa lebih kuat, sehingga bandingkan ekspektasi sebelum membeli.

Kesimpulan

Ringkasan berikut menegaskan apa yang paling menonjol dan apa yang perlu diikhlaskan sebelum membeli.

Di segmen jutaan, poco c40 menunjukkan kekuatan pada daya tahan dan kenyamanan konsumsi konten. Spesifikasi kunci seperti baterai 6000 mAh, layar IPS 6,71 inci, MIUI 13 (Android 11), serta port USB‑C, jack 3,5 mm, microSD dedicated, dan IP52 membuatnya praktis untuk penggunaan harian.

Namun, kompromi nyata ada pada performa JLQ JR510, speaker mono, dan kamera yang basic. Fitur modern seperti NFC juga tidak tersedia.

Rekomendasi: pilih varian storage lebih besar, siapkan microSD untuk file, dan pertimbangkan charger 18W untuk isi cepat. Bila prioritas Anda baterai dan layar, perangkat ini layak; jika butuh gaming atau foto lebih baik, pertimbangkan alternatif lain.

FAQ

Apa kapasitas baterai dan berapa lama daya tahan perangkat dalam pemakaian normal?

Perangkat dilengkapi baterai 6000 mAh. Dalam pemakaian campuran (panggilan, pesan, streaming video ringan, dan browsing) baterai biasanya tahan hingga dua hari atau lebih. Untuk pemakaian berat seperti gaming terus-menerus, durasi bisa turun jadi sekitar 7–10 jam layar aktif tergantung pengaturan.

Chipset apa yang digunakan dan bagaimana performanya untuk aplikasi sehari-hari serta game?

Perangkat memakai chipset JLQ JR510 berbasis proses 11 nm dengan GPU Mali‑G52 MP1. Kinerja cukup untuk tugas harian, media sosial, dan multitasking ringan. Untuk game berat seperti Call of Duty Mobile, Anda mungkin menemui frame drop pada pengaturan grafis tinggi; setelan medium akan memberikan pengalaman lebih stabil.

Bagaimana spesifikasi layar dan apakah layarnya nyaman untuk penggunaan di luar ruangan?

Layar menggunakan panel IPS 6,71 inci HD+ (1650 x 720) dengan refresh rate 60Hz dan kecerahan puncak sekitar 450 nits. Untuk pemakaian outdoor masih bisa dibaca, namun di bawah sinar matahari langsung kontras dan visibilitas menurun dibanding panel yang lebih cerah atau resolusi lebih tinggi.

Apakah perangkat mendukung fast charging dan berapa watt charger di dalam kotak?

Perangkat mendukung pengisian cepat hingga 18W, namun charger bawaan dalam kotak biasanya berkapasitas 10W. Menggunakan adapter 18W pihak ketiga akan mempercepat waktu pengisian.

Bagaimana kualitas kamera untuk foto siang hari dan kondisi low‑light?

Kamera utama 13 MP dan sensor 2 MP depth memberikan hasil cukup baik di siang hari dengan detail yang memadai. Di low‑light noise meningkat dan detail menurun, sehingga hasil kurang memuaskan. Perekaman video maksimal 1080p@30fps; stabilisasi terbatas, sehingga pencahayaan kuat membantu kualitas rekaman.

Apa opsi penyimpanan dan apakah tersedia slot microSD?

Tersedia konfigurasi storage 32 GB atau 64 GB (eMMC). Perangkat menyediakan slot microSD dedicated yang mendukung ekspansi hingga 1 TB untuk menambah ruang penyimpanan tanpa mengorbankan slot SIM kedua.

Apakah perangkat memiliki NFC dan infrared blaster?

Tidak ada NFC dan tidak dilengkapi infrared blaster. Ini berarti fitur pembayaran nirsentuh dan kemampuan remote universal tidak tersedia pada model ini.

Bagaimana sistem audio dan apakah tersedia jack 3.5 mm?

Perangkat memakai speaker mono dengan keluaran suara yang cukup untuk konten sehari‑hari tetapi tidak sangat kaya bass. Tersedia jack 3.5 mm dan FM Radio, fitur yang berguna di pasar Indonesia untuk fleksibilitas audio kabel dan radio tanpa data.

Apakah perangkat tahan percikan air dan bagaimana build quality fisiknya?

Perangkat memiliki sertifikasi IP52 yang memberikan perlindungan terhadap debu ringan dan percikan air. Bodinya menawarkan opsi warna seperti Power Black, Coral Green, dan Poco Yellow dengan tekstur leatherette yang meningkatkan grip meski bobot sekitar 204 gram terasa solid.

Jenis konektivitas apa yang didukung dan apakah ada sensor sidik jari?

Dukungannya mencakup USB‑C, Wi‑Fi 5, 4G LTE Dual SIM, Bluetooth 5.0, serta GPS/Galileo/GLONASS/Beidou. Sensor sidik jari ditempatkan di bagian belakang; tidak tersedia face unlock berbasis sensor khusus.

Untuk siapa perangkat ini paling cocok dan apa alternatif jika butuh performa atau kamera lebih baik?

Perangkat cocok untuk pengguna harian, pelajar, dan mereka yang mengutamakan daya tahan baterai serta layar besar dengan harga terjangkau di kisaran Rp1–2 jutaan. Jika Anda membutuhkan performa lebih kencang atau kamera lebih lengkap, pertimbangkan model lain di segmen entry‑mid dari merek seperti realme atau Redmi dengan chipset yang lebih kuat atau modul kamera lebih lengkap.