
Baca Review Poco F8 Pro: Apakah Layak Dibeli?
Review Poco F8 Pro – Tujuan halaman ini adalah membantu pembaca di Indonesia menentukan apakah perangkat ini pantas dibeli. Kami menimbang kelebihan, kekurangan, dan nilai di kelas flagship 2025.
Kami akan membahas spesifikasi, desain, layar, performa, gaming, baterai, charging, kamera, audio, software, konektivitas, harga, dan alternatif. Pembahasan didasarkan pada pengujian dan temuan sumber, bukan klaim pemasaran semata.
Posisi perangkat ini adalah sebagai flagship value yang menekan harga sambil membawa komponen kelas atas. Karena itu penting memahami kompromi sejak awal, seperti tanpa wireless charging, USB 2.0 tanpa display-out, dan iklan di software.
Apa yang paling dicari pembaca: performa Snapdragon 8 Elite, layar AMOLED terang, daya tahan baterai besar, serta kualitas kamera dan pengalaman software pada smartphone atau phone sehari-hari.
Pada akhir artikel, Anda akan bisa menentukan apakah ini best buy untuk kebutuhan Anda atau lebih cocok memilih model atau merek lain.
Gambaran singkat Poco F8 Pro sebagai “flagship value” di 2025
Bagian ini menjelaskan konsep flagship value dan posisi model baru di antara opsi yang lebih mahal. Intinya, perangkat ini bawa performa kelas atas namun memangkas beberapa fitur agar price lebih kompetitif.
Posisi dalam lini produk
Perangkat diluncurkan bersamaan dengan varian yang lebih premium. Ia memakai chipset Snapdragon 8 Elite sama seperti varian Ultra, namun hadir dalam bentuk lebih ringkas 6,59 inci dan harga lebih rendah.
Highlight utama
Performa: Snapdragon 8 Elite untuk multitasking dan gaming yang kuat.
Layar: Panel AMOLED 120Hz sangat terang untuk penggunaan outdoor dan konten HDR.
Daya tahan: Baterai 6.210 mAh dengan charging 100W memberi keseimbangan antara daya tahan dan pengisian cepat.
- Definisi “flagship value”: performa flagship dengan kompromi fitur agar price terjangkau.
- Posisi: bukan yang paling premium, tetapi naik kelas dari generasi F7.
- Trade-off umum: beberapa fitur kenyamanan bisa dipangkas untuk menjaga angka final.
| Varian | Chipset | Layar | Baterai | Harga Eropa |
|---|---|---|---|---|
| Generasi sebelumnya | Snapdragon seri sebelumnya | AMOLED, ukuran lebih besar | ~5.000-5.500 mAh | Lebih murah |
| model ini | Snapdragon 8 Elite | AMOLED 6,59″ 120Hz | 6.210 mAh, 100W | €650 (256GB) / €700 (512GB) |
| poco ultra | Snapdragon 8 Elite | AMOLED, kemungkinan lebih besar/fitur ekstra | Serupa atau sedikit berbeda | Lebih tinggi dari model ini |
Secara ringkas, perangkat ini ideal bagi pemburu nilai yang prioritaskan performa, layar, dan daya tahan ketimbang fitur premium seperti wireless charging. Pembeli F7 Pro atau penggemar poco pro akan menilai apakah peningkatan ini layak untuk upgrade.
Review Poco F8 Pro: verdict cepat untuk calon pembeli
Simpulan singkat berikut memberikan gambaran langsung untuk calon pembeli di Indonesia. Bagian-bagian setelah ini akan membuktikan verdict lewat data spesifikasi dan temuan pengujian per kategori.
Kelebihan utama
- Performance tinggi untuk multitasking dan gaming; respons UI terasa cepat.
- Display AMOLED sangat terang dan akurat untuk HDR dan penggunaan outdoor.
- Audio stereo speaker enak untuk menonton dan bermain.
- Charging 100W memberi isi ulang cepat; baterai besar mendukung battery life panjang.
Kompromi penting
- Tidak ada wireless charging; ini mengurangi kenyamanan sehari-hari.
- Port tetap USB 2.0 — transfer file besar dan display-out terbatasi.
- Beberapa elemen software menyertakan iklan/bloatware yang mengganggu pengalaman.
Untuk siapa ini cocok
Pas untuk gamer mobile, pengguna produktif yang butuh performa, dan mereka yang mengutamakan daya tahan baterai serta kualitas layar.
Baca Juga : Review Redmagic 11 Pro: Spesifikasi dan Keunggulan
Catatan: content creator yang sering memindah file besar, atau pengguna yang minta pengalaman software bersih, sebaiknya mempertimbangkan alternatif sebelum membeli.
Spesifikasi kunci yang perlu kamu tahu sebelum beli
Berikut ringkasan spesifikasi teknis yang langsung memengaruhi kecepatan, camera, dan battery life. Fokus di sini adalah komponen yang paling terlihat saat pakai sehari-hari: chipset, storage, RAM, baterai, charging, dan konfigurasi kamera.
Chipset, GPU, dan RAM
Snapdragon 8 Elite dipasangkan dengan GPU Adreno 830 dan RAM 12GB LPDDR5x. Kombinasi ini memberi performa tinggi untuk aplikasi berat dan game.
Snapdragon elite jadi inti value karena membuka headroom performa untuk beberapa tahun ke depan dan menjaga responsivitas antarmuka.
Storage UFS 4.1: dampak ke kecepatan aplikasi
Storage UFS 4.1 sampai 512GB mempercepat instalasi dan load aplikasi. Loading game dan transfer data besar terasa lebih cepat.
Multitasking lebih mulus saat cache dan file besar dikelola, sehingga pengalaman sehari-hari terasa lebih lancar.
Battery, charging, dan fleksibilitas daya
Baterai 6.210 mAh menawarkan daya tahan panjang untuk pemakaian intensif.
Fast charging 100W mempercepat pengisian, sementara reverse charging 22,5W memberi opsi mengisi perangkat lain.
Konfigurasi kamera dan ekspektasi hasil
Modul utama 50MP Light Fusion 800 (OIS) hadir untuk hasil foto stabil dan detail. Tele 50MP 2.5x berguna untuk zoom optik, ultrawide 8MP sebagai pelengkap, dan 20MP di depan untuk selfie.
Kombinasi sensor ini seimbang untuk foto sehari-hari, dengan fokus pada stabilitas dan detail pada lensa utama.
- Yang tidak ada: wireless charging dan port dengan display‑out (USB tetap USB 2.0).
| Komponen | Spesifikasi | Impak ke pengguna |
|---|---|---|
| Chipset & GPU | Snapdragon 8 Elite + Adreno 830 | Performa tinggi untuk game & multitasking |
| RAM | 12GB LPDDR5x | Switching aplikasi lancar |
| Storage | UFS 4.1 hingga 512GB | Load & install cepat |
Desain dan build quality: lebih “dewasa”, tetap tahan banting
Penampilan fisik kini lebih tenang dan matang. Pilihan warna Black, Blue, dan Titanium Silver memberi kesan premium tanpa tema yang berlebihan.
Material, ergonomi, dan angka penting
Frame aluminium matte berpadu dengan back glass satu keping. Sudut membulat membantu genggam walau bodi terasa padat.
Ketebalan sekitar 8 mm (ukur 8,25 mm; hingga 10,8 mm pada tonjolan kamera) dan bobot 199 g. Tonjolan kamera cukup menonjol sehingga casing sering terasa wajib.
Perlindungan harian
IP68 dan kaca Gorilla Glass 7i memberi proteksi saat hujan, cipratan, atau tumpukan barang di tas. Untuk penggunaan outdoor di Indonesia, ini meningkatkan rasa aman.
Kualitas rakitan dan catatan kecil
Gap rapat dan finis rapi menandakan quality perakitan baik. Saat tes puntir, unit stabil namun terdengar bunyi “crackle” samar dari bagian dalam.
Implikasinya kecil: bukan cacat fatal, tapi patut diperhatikan jika mengutamakan kesunyian komponen. Secara umum, feel solid cocok untuk pengguna yang cari design lebih dewasa.
| Aspek | Detail | Impak ke pengguna |
|---|---|---|
| Material | Aluminium matte + back glass | Rasa premium dan pegangan stabil |
| Dimensi & berat | ~8,25 mm (10,8 mm kamera) / 199 g | Nyaman tapi perlu casing karena tonjolan |
| Proteksi | IP68, Gorilla Glass 7i | Aman untuk pemakaian outdoor sehari-hari |
Kesimpulan singkat: evolusi design dan quality membuat model ini layak disebut pilihan flagship value bagi pengguna yang butuh phone tangguh dan tampilan lebih dewasa.
Layar AMOLED 120Hz: tajam, sangat terang, fokus konsumsi konten
Pengalaman menonton terasa hidup berkat panel AMOLED 6,59 inci yang tajam dan warna kaya. Bezels tipis membuat konten seperti YouTube, Netflix, dan feed sosial media lebih imersif.
Resolusi dan kerapatan
Resolusi 2510×1156 pada 6,59 inci memberi kerapatan ~419 ppi. Hasilnya teks dan ikon tampak rapat dan bersih tanpa harus pakai 2K penuh.
Refresh rate dan efisiensi
Panel mendukung 60–120Hz (non-LTPO). Animasi tetap mulus, tetapi efisiensi daya kurang optimal dibanding layar LTPO saat konten statis atau Always‑On.
Kecerahan dan HDR
Peak brightness mencapai ~3.500 nits untuk momen HDR dan penggunaan di bawah sinar matahari. Catatan: angka peak berbeda dari panel‑wide (~2.000 nits) saat tampilan seragam.
Warna, kenyamanan mata, dan pengaturan
HyperRGB 12‑bit memberi rentang warna luas dan akurasi tinggi—profil Warm berguna untuk hasil natural. Pabrikan klaim DC dimming, namun pengukuran menunjukkan PWM frekuensi rendah.
Pengguna sensitif sebaiknya menurunkan brightness atau aktifkan mode baca untuk mengurangi iritasi.
| Aspek | Nilai | Impak |
|---|---|---|
| Resolusi / PPI | 2510×1156 / 419 ppi | Teks & ikon tajam |
| Refresh | 60–120Hz (non‑LTPO) | Mulus, konsumsi power lebih tinggi |
| Brightness | Peak ~3500 nits / Panel‑wide ~2000 nits | Membantu keterbacaan outdoor & HDR |
Secara keseluruhan, layar ini ideal untuk konsumsi konten pada smartphone modern, dengan catatan dampak pada battery life saat penggunaan intensif.
Performa harian: Snapdragon Elite untuk multitasking dan aplikasi berat
Dalam penggunaan harian, respons system menentukan seberapa lancar aktivitas sehari-hari. Kombinasi Snapdragon Elite dan 12GB RAM membuat animasi, membuka aplikasi, dan perpindahan antar apps terasa cepat.
Respons UI dan switching apps
Animasi antarmuka mulus dan transisi instan saat buka aplikasi. Berpindah dari browser ke chat atau streaming musik jarang terasa lag.
Untuk skenario kerja—split-screen, panggilan video sambil editing ringan, dan navigasi peta sambil mendengarkan—sistem tetap responsif dalam time yang lama.
Memory Extension dan manajemen background
Fitur Memory Extension menambah memori virtual hingga 12GB (alokasi default 6GB). Ini berguna saat membuka banyak apps berat bersamaan.
Namun efeknya kurang terasa untuk tugas ringan; pengembang aplikasi dan storage penuh lebih berpengaruh pada kinerja background.
Konsistensi performa dan efisiensi power
Sepanjang hari, performa tetap stabil asalkan storage tidak hampir penuh dan terlalu banyak notifikasi aktif. Penurunan kecil terlihat saat beban termal atau tugas berat berkepanjangan.
Penggunaan ringan hemat power, tetapi sesi rendering atau game berat mempercepat pengurasan baterai. Ini merefleksikan trade‑off antara performance dan daya tahan.
| Aspek | Perkiraan Dampak | Catatan |
|---|---|---|
| UI & switching | Tinggi | Respons cepat berkat chipset & RAM |
| Memory Extension | Sedang | Bagus untuk multitasking, kurang terasa di tugas ringan |
| Konsistensi | Sedang-Tinggi | Stabil sepanjang hari kecuali beban termal lama |
Kesimpulannya, phone ini menonjol pada rasa cepat saat dipakai sehari-hari. Kalau Anda cari device yang “cepat terasa” bukan hanya skor, unit ini memberi nilai performance yang nyata dalam waktu panjang.
Performa gaming: stabil di 60fps, tapi tetap ada batas termal
Bagian ini fokus ke bagaimana perangkat menangani sesi game panjang, dari input hingga stabilitas frame.
Input dan mode akselerasi
Touch sampling default 480Hz dengan opsi hingga 2560Hz meningkatkan respons pada shooter dan MOBA. Manfaatnya paling terasa pada game yang mendukung nilai sampling tinggi.
Game Turbo atau WildBoost berfungsi sebagai stabilizer: menaikkan clock sesaat, memprioritaskan system dan recovery suhu. Aktifkan saat butuh fps konsisten, tapi siap-siap konsumsi daya dan suhu naik.
Stabilitas frame dan batas termal
Di pengaturan wajar, banyak game kompetitif terkunci di 60fps dan ponsel mampu mempertahankannya sepanjang sesi. Rasa mulus sering sejalan dengan data, namun benchmark sintetis menunjukkan penurunan sekitar 45% dalam 20 menit pada 3DMark Wild Life Extreme.
| Aspek | Hasil | Impak ke pengguna |
|---|---|---|
| Target fps | Stabil 60 fps | Gameplay kompetitif lancar |
| Touch sampling | 480Hz / opsi 2560Hz | Input lebih responsif di game yang mendukung |
| Stress test | -45% perf dalam 20 menit | Perlu pengaturan grafis seimbang untuk konsistensi |
Praktis: pakai casing tipis saat main lama, turunkan brightness, dan pilih setting grafis seimbang. Dengan langkah ini, Anda menjaga fps stabil dan menekan kenaikan suhu serta konsumsi power.
Baterai dan battery life: 6.210 mAh untuk pemakaian panjang
Baterai 6.210 mAh memberikan run time di atas rata‑rata untuk smartphone kelas ini. Dalam penggunaan normal—chat, media sosial, dan streaming sesekali—daya sering cukup hingga sore malam tanpa isi ulang.
Real‑world screen time tergantung kebiasaan. Untuk pemakaian berat (navigasi, kamera, tethering, gaming) expect pengurangan signifikan pada battery life dan time layar aktif.
- Profil hemat: 60Hz, brightness sedang, data seluler hemat → kemungkinan dua hari battery life.
- Pemakaian berat: 120Hz, game, kamera, dan sinyal lemah → satu hari penuh atau kurang.
Panel non‑LTPO berarti refresh rate tidak turun sampai 1Hz. Pada always‑on atau scrolling, efisiensi display lebih rendah dibanding kompetitor LTPO. Ini berarti meski angka mAh besar, power dari panel tetap pengaruh nyata.
Tips sederhana: atur refresh rate ke 60Hz saat tidak butuh, aktifkan mode gelap, batasi app background, dan nonaktifkan always‑on bila ingin memperpanjang battery life.
Kesimpulannya: kapasitas 6.210 mAh memang kuat untuk hari panjang. Namun efisiensi layar non‑LTPO membatasi potensi dua hari kecuali pengguna bermain pada profil hemat.
Charging: 100W wired cepat, tapi tanpa wireless charging
Sistem pengisian di sini menonjol pada kecepatan wired charging 100W yang cocok bagi pengguna mobile. Untuk rutinitas “colok sebentar lalu jalan”, fitur ini memberi kenyamanan nyata.
Kecepatan isi daya pabrikan klaim penuh sekitar 37 menit. Dalam pengujian nyata, waktu penuh sering mendekati 45 menit tergantung suhu awal, persentase baterai, dan penggunaan saat ngecas.
Top Speed dan manajemen suhu
Mode Top Speed agresif pada awal pengisian lalu melambat saat mendekati penuh untuk jaga suhu dan umur battery. Ini normal: kecepatan puncak menurun demi kestabilan dan keamanan power delivery.
Adaptor, kabel, dan kompatibilitas
Adaptor tidak selalu disertakan di boks. Untuk capai kecepatan maksimal, pastikan membeli charger dan kabel yang mendukung Power Delivery dan output 100W.
Tanpa wireless charging: dampak praktik
Absennya wireless charging mengurangi kenyamanan di meja kerja atau mobil yang mengandalkan pad. Keputusan ini tampak sebagai trade‑off fitur demi menekan biaya dan memberi ruang internal untuk komponen lain.
| Aspek | Nilai | Impak |
|---|---|---|
| Maks wired charging | 100W | Isi cepat, cocok pengguna sibuk |
| Claim vs real | 37 min vs ~45 min | Variasi karena suhu & penggunaan |
| Wireless | Tidak ada | Kurang praktis untuk pengecasan nirkabel |
Kamera utama Light Fusion 800: kualitas aman untuk sosial media
Kamera utama 50MP Light Fusion 800 ditempatkan untuk menghasilkan foto yang konsisten dan mudah diunggah ke platform sosial. Tujuannya bukan jadi yang paling artistik, melainkan memberikan quality gambar yang bisa diandalkan tiap hari.
Foto siang: warna, detail, dan post-processing
Pada siang hari sensor menunjukkan reproduksi warna yang akurat dan kontras yang kuat. Detail pada objek utama cukup tajam, meski ada kecenderungan sharpening ringan pada area tepi.
Dynamic range terjaga untuk adegan biasa, namun highlight ekstrem kadang dipadatkan oleh proses image‑engine. Untuk hasil paling natural, matikan filter otomatis bila tersedia.
Low light dan peran OIS
OIS pada Light Fusion 800 membantu menjaga ketajaman saat tangan goyah. Ini berguna saat memotret di kondisi cahaya redup tanpa tripod.
Strategi brightening cenderung moderat: ponsel memilih kecerahan lebih natural dan kontrol noise ketimbang mencerahkan berlebihan. Hasilnya lebih dapat dibaca dengan noise terkontrol.
Praktik pemakaian dan hubungan ke lensa lain
Gunakan mode malam saat detail bayangan penting atau kontras tinggi muncul. Untuk foto cepat di siang hari, mode auto biasanya sudah cukup.
Kombinasi sensor utama, ultrawide, dan zoom menentukan apakah sistem terasa lengkap. Jika zoom optik dan ultrawide lemah, keseluruhan setup tetap terasa “cukup” untuk sosial media, bukan untuk fotografi profesional.
| Aspek | Impak ke pengguna | Rekomendasi |
|---|---|---|
| Light Fusion 800 (50MP, OIS) | Stabilitas & detail untuk sosial media | Auto siang; mode malam di low light |
| Post-processing | Sharpening ringan, kontras kuat | Matikan filter untuk hasil natural |
| Zoom & ultrawide | Menentukan kelengkapan kit kamera | Periksa hasil lensa tambahan sebelum keputusan beli |
Kamera ultrawide dan konsistensi antar-lensa
Kamera ultrawide sering jadi penentu apakah foto pemandangan dan ruang kecil tampak selaras dengan lensa utama. Konsistensi warna dan eksposur antar‑lensa penting untuk membuat feed dan video yang terlihat profesional.
Kenapa ultrawide 8MP jadi titik lemah, terutama untuk video
Ultrawide 8MP (15mm f/2.2) dirancang untuk menangkap sudut luas. Namun resolusi dan ukuran sensor lebih kecil, sehingga detail dan quality menurun dibanding kamera utama.
Dalam kondisi kurang cahaya noise muncul lebih cepat. Dynamic range juga lebih sempit, membuat transisi highlight dan shadow kurang rapi.
Untuk video, perbedaan stabilisasi dan ketajaman terasa saat berpindah antar kamera. Pergeseran warna dan exposure jump dapat mengganggu konten continuous yang direkam tanpa koreksi.
- Gunakan ultrawide di kondisi terang untuk hasil terbaik.
- Hindari ultrawide di low light; pilih kamera utama untuk video.
- Lakukan koreksi warna dan crop ringan agar transisi antar‑lensa lebih mulus.
| Aspek | Ultrawide 8MP | Kamera utama 50MP |
|---|---|---|
| Resolusi | 8MP | 50MP |
| Noise di low light | Tinggi | Lebih rendah |
| Stabilisasi video | Lebih sederhana | Lebih baik (OIS) |
| Kegunaan ideal | Pemandangan siang, ruang sempit | Video, low light, detail |
Ekspektasi realistis: ultrawide ini fungsional untuk foto landscape dan content casual. Jika Anda prioritaskan cameras dan produksi video yang konsisten antar lensa, pertimbangkan alternatif dengan ultrawide lebih kuat atau sensor lebih besar.
Telephoto 2.5x optical zoom: ada peningkatan, tapi tanpa OIS
Telefoto 2.5x menambah opsi framing yang lebih natural untuk potret dan objek jauh. Lensa 50MP (60mm f/2.2) memberi kompresi perspektif yang lebih enak dibanding zoom digital.
Hasil zoom 2.5x dan crop sampai 5x
Pada 2.5x, foto mempertahankan cukup detail untuk posting di media sosial. Crop sampai 5x masih layak untuk gambar kecil, namun detail mulai menurun drastis.
Risiko blur tanpa OIS dan cara mengantisipasi
Tanpa OIS, risiko blur meningkat terutama di indoor atau kondisi kurang cahaya. Tanda‑tandanya: shutter lebih lambat dan tepi objek terlihat lunak.
- Gunakan cahaya cukup dan steady surface saat memotret.
- Aktifkan burst atau timer untuk meminimalkan getaran tangan.
- Sandarkan lengan atau gunakan tripod kecil untuk ketajaman maksimal.
Fungsi macro: keterbatasan jarak fokus ~50 cm
Mode macro pada kamera telephoto punya jarak fokus minimum sekitar 50 cm. Ini membuatnya kurang ideal untuk close‑up ekstrem, tapi berguna untuk produk kecil dan foto makanan dari jarak menengah.
| Aspek | Impak | Rekomendasi |
|---|---|---|
| Zoom optik 2.5x | Mendukung portrait & objek jauh | Pakai siang hari untuk hasil terbaik |
| Tanpa OIS | Risiko blur di low light | Gunakan tripod atau burst |
| Macro | Fokus min ~50 cm | Gunakan untuk makanan/produk |
Kesimpulan: telephoto ini meningkatkan kemampuan kamera secara nyata, tetapi untuk konsistensi dan quality detail, kamera utama masih lebih andal.
Kamera depan dan video: 20MP selfie, 8K30 dari kamera utama
Selfie dan video merepresentasikan bagaimana ponsel ini bekerja untuk kebutuhan sosial dan dokumentasi. Kamera depan 20MP fokus pada hasil cepat yang siap diunggah ke media sosial dan untuk panggilan video.
Karakter selfie: siang hari menghasilkan detail yang baik dan warna yang menarik untuk feed. Kadang software menambah sharpening sehingga tepi terlihat terlalu tegas di beberapa foto.
Pada kondisi kurang cahaya, detail menurun dan noise muncul lebih nyata. Tips sederhana: cari sumber cahaya depan, hindari backlight ekstrem, dan aktifkan mode malam saat tersedia.
Video: opsi 4K60/1080p60 dan peran 8K30
Kamera utama mendukung perekaman hingga 8K30, serta 4K60 dan 1080p60 untuk konten yang lebih smooth. Untuk vlog outdoor pilih 4K60 agar kualitas dan fps seimbang; 1080p60 cocok untuk hemat penyimpanan dan editing cepat.
- 8K30: berguna untuk crop atau stabilisasi pasca‑produksi, bukan untuk semua pengguna.
- 4K60: ideal untuk konten yang butuh detail tinggi dan gerak halus.
- 1080p60: pilihan praktis untuk sharing cepat dan file lebih kecil.
| Mode | fps | Rekomendasi penggunaan |
|---|---|---|
| 8K | 30 | Crop & future‑proofing, but besar ukuran file |
| 4K | 60 | Vlog/outdoor, detail & smooth motion |
| 1080p | 60 | Sosial media & editing ringan, hemat storage |
Stabilisasi terbaik tersedia di kamera utama; pindah ke ultrawide atau tele saat rekam dapat menyebabkan perbedaan exposure dan ketajaman. Ingat juga bahwa hasil video dipengaruhi mic, processing, dan alur transfer file—bukan hanya sensor kamera saja.
Audio dan multimedia: stereo speaker “Sound by Bose”
Speaker bawaan pada ponsel ini mendapat tuning dari Bose sehingga pengalaman mendengar untuk konsumsi multimedia terasa lebih berkelas.
Karakter suara cenderung loud & clear. Vokal dan dialog hadir tegas sehingga podcast dan film mudah diikuti. Namun bass terbatas jika dibandingkan dengan poco ultra yang punya konfigurasi 2.1‑channel.
Profil audio dan preset
Ada dua profil utama: Dynamic untuk efek lebih tegas dan Balanced untuk reproduksi natural. Selain itu tersedia preset untuk musik, game, film, dan short video.
| Mode | Karakter | Kegunaan |
|---|---|---|
| Dynamic | Punchy, lebih drama | Film & clips |
| Balanced | Natural, jelas | Musik & podcast |
| Preset Game | Positional, fokus arah | Game kompetitif |
- Nilai tambah Bose: suara lantang tanpa speaker eksternal untuk konsumsi content di kamar atau perjalanan.
- Separasi stereo: terasa saat nonton film dan bermain; memberi ruang kiri‑kanan yang jelas.
- Keterbatasan: pada volume puncak kejernihan bisa menurun dan bass tetap titik lemah pada ponsel.
Kesimpulannya, jika audio penting tetapi Anda bukan pengejar pengalaman paling imersif, unit ini memberi value baik di kelasnya. Untuk yang menginginkan subwoofer lebih dalam, poco ultra sebagai alternatif layak dipertimbangkan, terutama jika model dengan bass kuat jadi prioritas.
Software HyperOS 3 berbasis Android 16: fitur kaya, tapi ada iklan
HyperOS 3 di Android 16 menawarkan banyak fitur produktivitas dan asisten pintar. Tampilan menu modern dan shortcuts memudahkan workflow, namun kadang terasa padat untuk pengguna yang suka antarmuka bersih.
Dukungan update dan arti untuk pengguna
Komitmen update sekitar 4 tahun untuk OS mayor dan hingga 6 tahun untuk security patch. Artinya, pembeli dapat memakai device lebih lama dengan patch keamanan dan pembaruan fitur penting.
Fitur produktivitas yang nyata
HyperIsland dan HyperAI membantu ringkasan teks, asistensi konteks, dan flow multitasking. Fitur ini mempercepat pekerjaan sehari‑hari dan menghemat waktu saat berpindah antar apps.
Bloatware, iklan, dan cara menguranginya
Ada iklan dan promosi muncul di notifikasi, lockscreen, dan file manager. Dampaknya: notifikasi berantakan dan pengalaman sistem terasa kurang rapi.
- Matikan rekomendasi di pengaturan.
- Atur notifikasi app bawaan dan batasi izin promosi.
- Copot atau nonaktifkan apps yang tidak dibutuhkan untuk rapikan UI.
| Jenis | Durasi | Impak |
|---|---|---|
| Major OS | ~4 tahun | Fitur baru dan peningkatan stability |
| Security patch | ~6 tahun | Perlindungan data jangka panjang |
| Pengaturan awal | 1 sesi | Kurangi iklan & rapikan system |
Kesimpulannya: software di perangkat ini kuat dan kaya features. Namun, bila Anda ingin UI minimal, luangkan waktu satu sesi untuk konfigurasi agar phone terasa lebih rapi dan pro pada penggunaan sehari‑hari.
Konektivitas dan fitur harian: Wi‑Fi 7, eSIM, IR blaster, tapi ada catatan
Di paragraf berikut kita lihat fitur jaringan dan catatan penting yang memengaruhi pemakaian harian.
Jaringan, Wi‑Fi, Bluetooth, dan GNSS
Perangkat mendukung 5G dan Wi‑Fi 7, namun model ini tidak sertakan band 6GHz. Ini berarti kecepatan Wi‑Fi maksimum tetap tinggi, tapi kompatibilitas dengan jaringan 6GHz terbatas.
Bluetooth 5.4 hadir untuk pairing yang lebih stabil, sementara GNSS presisi membantu navigasi di kota dan jalan tol di Indonesia.
eSIM dan IR blaster
Dukungan hingga dua eSIM memudahkan pemisahan nomor kerja dan pribadi serta roaming saat traveling. Pastikan operator lokal mendukung eSIM sebelum membeli.
IR blaster tetap berguna untuk kontrol AC, TV, dan perangkat rumah lain. Fitur ini praktis bagi pengguna yang ingin mengganti remote fisik.
USB 2.0 tanpa display‑out: dampak nyata
Port USB 2.0 berarti transfer file besar relatif lambat (~27,13 MB/s pada uji). Content creator yang sering pindah video atau file mentah akan merasakan bottleneck.
Ketiadaan display‑out membatasi koneksi ke monitor eksternal untuk presentasi atau capture. Jika workflow Anda bergantung pada transfer cepat dan output ke layar, ini pantas dipertimbangkan.
Keamanan harian
Ultrasonic fingerprint bekerja cepat dan responsif, bahkan saat layar mati. Face unlock memberi opsi kenyamanan, meski fingerprint tetap lebih aman untuk autentikasi aplikasi penting.
| Aspek | Detail | Impak |
|---|---|---|
| Wi‑Fi | Wi‑Fi 7 (tanpa 6GHz) | Kecepatan tinggi, kompatibilitas 6GHz terbatas |
| eSIM | Dual eSIM | Mudah roaming & pisah nomor kerja/pribadi |
| USB | USB 2.0, ~27,13 MB/s, tanpa display‑out | Transfer lambat, tidak untuk monitor eksternal |
| Keamanan | Ultrasonic fingerprint & face unlock | Autentikasi cepat dan nyaman |
Catatan perbandingan: beberapa Samsung Galaxy di kelas mirip menawarkan port lebih fleksibel dan ekosistem yang luas. Pertimbangkan prioritas features dan price saat memilih phone dengan kualitas konektivitas yang Anda butuhkan.
Harga, ketersediaan, dan value dibanding kompetitor
Dengan banderol mid‑premium di Eropa, keputusan beli bergantung pada prioritas fitur dan trade‑offs. Harga resmi ada di €650 untuk 256GB dan €700 untuk 512GB. Unit tersedia di Xiaomi Store serta retailer besar seperti Amazon dan MediaMarkt di Eropa.
Nilai di kisaran €650–€700
Price ini terasa masuk akal bila Anda butuh chipset kelas atas, baterai besar, charging 100W, layar sangat terang, IP68, dan speaker stereo. Semua itu memberi nilai nyata untuk penggunaan sehari‑hari dan gaming berat.
Namun beberapa kompromi mengurangi daya tarik: port USB 2.0 dan pengalaman software dengan iklan. Jika transfer file cepat atau antarmuka bersih penting, nilai akan turun.
Alternatif dan perbandingan cepat
| Model | Kelebihan | Kekurangan |
|---|---|---|
| Samsung Galaxy (setara) | Camera & ekosistem lebih kuat, port & fitur premium | Biasanya harga lebih tinggi |
| Generasi sebelumnya (F7 Pro) | Harga lebih rendah saat diskon | Performa & layar kalah dibanding model ini |
| F8 Ultra | Layar lebih besar, audio 2.1‑channel, fitur lebih lengkap | Lebih mahal dan lebih besar |
Kapan layak dibeli
Layak bila Anda mengutamakan performance dan battery untuk kerja atau game, serta tidak butuh wireless charging atau transfer kabel super cepat.
Kapan pilih model lain
Pilih alternatif jika kamera adalah prioritas utama, Anda butuh display‑out/USB cepat untuk kerja, atau menginginkan software yang minim iklan dari awal.
Kesimpulan
Akhir kata: perangkat ini datang sebagai paket seimbang yang menonjolkan performance nyata berkat snapdragon elite, layar AMOLED sangat terang, serta baterai besar dengan pengisian cepat 100W.
Kompromi yang harus diterima termasuk port USB 2.0 tanpa display‑out, ketiadaan wireless charging, serta iklan dan bloatware pada software. Catatan lain: Wi‑Fi tanpa band 6GHz dan telefoto tanpa OIS memengaruhi beberapa skenario penggunaan.
Rekomendasi praktis: pilih perangkat ini jika Anda gamer, power user, atau penikmat multimedia yang prioritaskan performa, layar, dan battery life. Jika Anda butuh transfer kabel super cepat atau kamera tele paling stabil, pertimbangkan alternatif.
Keputusan akhir: beli sekarang bila ada promo atau early‑bird dan prioritas Anda jelas pada performa serta daya tahan. Atau tunggu diskon jika masih mempertimbangkan generasi sebelumnya atau pesaing lebih lengkap. Cek bagian harga dan perbandingan kompetitor sebelum checkout untuk memastikan pilihan sesuai kebutuhan.