
Review Redmi 15C: Spesifikasi, Kelebihan, dan Kekurangan
Review Redmi 15C hadir sebagai pilihan entry-level di Indonesia sejak Agustus 2025. Smartphone ini menonjolkan kombinasi layar besar 6,9 inci 120Hz dan baterai jumbo 6000 mAh dengan fast charging 33W.
Tujuan tulisan ini adalah membantu pembaca menilai apakah ponsel ini cocok untuk kebutuhan penggunaan harian seperti komunikasi, media sosial, menonton, dan game ringan. Harga resmi di Indonesia mulai dari Rp 1.599.000 (6/128) hingga Rp 1.849.000 (8/256).
Sekilas, yang paling penting: layar 6,9 inci 120Hz, baterai 6000 mAh, kamera utama 50 MP, serta adanya NFC dan sensor fingerprint samping. Artikel ini akan mengulas spesifikasi, pengalaman layar, kamera, performa, serta kelebihan dan kekurangan untuk pembeli di pasar lokal.
Perlu realistis soal kompromi kelas harga: kamera agak minimalis, speaker masih mono, dan storage menggunakan eMMC. Semua poin akan dijabarkan agar keputusan beli lebih mudah.
Gambaran singkat Redmi 15C untuk pasar Indonesia
Jika prioritas Anda adalah layar lega dan daya tahan baterai, model ini layak dipertimbangkan di segmen entry-level.
Posisi di kelas entry-level
Perangkat diposisikan sebagai pilihan HP murah yang menonjol pada ukuran layar 6,9 inci dan baterai jumbo. Ini bukan ponsel untuk pembuatan konten profesional.
Fokusnya adalah pengalaman menonton, membaca, dan transaksi digital lewat NFC, bukan kualitas speaker atau kemampuan kamera kelas atas.
Siapa yang paling cocok
- Orang tua yang butuh teks lebih besar dan baterai tahan lama.
- Pelajar atau pengguna media sosial yang sering scrolling dan menonton video.
- Driver ojek online atau pengguna yang perlu second phone dengan daya kuat.
Highlight fitur utama
Refresh rate 120Hz membuat scrolling terasa halus, sementara 6000 mAh memberi ketahanan seharian lebih mudah.
Baca Juga : Review Honor Magic V5: Fitur, Spesifikasi, dan Performa Terbaru
Gabungan layar 6,9 inci dan pengisian 33W jadi nilai jual kuat dibanding kompetitor seperti lini Samsung Galaxy entry-level, dengan kompromi di speaker dan kamera.
Spesifikasi utama Redmi 15C yang perlu diketahui sebelum membeli
Berikut ringkasan spesifikasi utama yang paling berdampak pada pemakaian harian. Informasi ini membantu menilai value berdasarkan kebutuhan seperti menonton, penyimpanan, dan konektivitas.
Layar dan proteksi
Layar IPS LCD 6,9 inci dengan resolusi HD+ (720 x 1600) menawarkan bidang pandang luas untuk konten. Refresh 120Hz membuat scrolling mulus, meski resolusi tidak setajam Full HD.
Perangkat dilapisi Gorilla Glass 3 untuk perlindungan gores dasar.
Chipset dan performa
SoC MediaTek Helio G81 Ultra (12 nm) memberikan performa entry-level yang stabil. Skor AnTuTu v10 sekitar 270.000, cukup untuk aplikasi sehari-hari dan game populer pada setelan sedang-rendah.
Memori, penyimpanan, dan slot
Tersedia varian 6/128 GB dan 8/256 GB dengan penyimpanan eMMC 5.1. eMMC lebih lambat dibanding UFS, namun slot microSD dedicated hingga 1TB membantu menambah kapasitas tanpa mengorbankan dual SIM.
Software dan konektivitas
Menjalankan Android 15 dengan HyperOS 2. Informasi update hingga 2031 berasal dari pengujian pihak ketiga dan perlu dipahami sebagai referensi.
Konektivitas meliputi WiFi dual-band (WiFi 5), Bluetooth 5.4, NFC untuk transaksi, serta fingerprint samping sebagai sensor akses cepat.
| Komponen | Spesifikasi | Impak ke pengguna |
|---|---|---|
| Layar | 6,9″ IPS LCD, 720×1600, 120Hz, Gorilla Glass 3 | Area tampilan besar, scrolling halus, ketajaman cukup untuk kelas ini |
| Chipset | MediaTek Helio G81 Ultra (12 nm), AnTuTu ~270k | Performa lancar untuk media sosial dan game ringan |
| Memori & Storage | 6/128, 8/256 GB; eMMC 5.1; slot microSD hingga 1TB | Kapasitas besar dengan opsi perluasan, tapi kecepatan penyimpanan standar |
| Software & Konektivitas | Android 15 (HyperOS 2); WiFi dual-band; Bluetooth 5.4; NFC; fingerprint samping | Fitur modern untuk pasar Indonesia dan kenyamanan sehari-hari |
Desain, build quality, dan fitur harian
Bahasa desain perangkat ini menonjolkan kesederhanaan yang rapi dan modern. Modul kamera persegi memberi nuansa mirip seri yang lebih tinggi, sehingga tampilan terasa segar meski masuk kelas entry-level.
Material bodi menggunakan polycarbonate yang ringan. Kelebihannya nyaman digenggam dan tahan jatuh ringan. Namun, uji pihak ketiga menemukan bodi mudah melintir dan kadang berderit saat ditekan, sehingga kesan feel tidak setara kaca atau metal.
Warna dan finishing
Varian populer termasuk Mint Green dan Moonlight Blue, keduanya hadir dengan finishing glossy. Warna ini menarik perhatian, tetapi mudah meninggalkan sidik jari sehingga lebih aman memakai case yang sudah disertakan dalam kotak.
Sertifikasi dan ketahanan
Sertifikasi IP64 membantu melindungi dari debu dan percikan air. Contoh skenario aman: terkena hujan ringan atau tumpahan minuman kecil. Tidak disarankan untuk merendam atau menyemprot dengan tekanan tinggi.
Port dan utilitas harian
Untuk kebutuhan sehari-hari, perangkat menyediakan USB-C, jack 3,5 mm untuk earphone, slot dual SIM, dan FM Radio. Kombinasi ini masih relevan untuk pasar Indonesia, memberi fleksibilitas komunikasi dan audio tanpa adaptor.
| Aspek | Detail | Manfaat praktis |
|---|---|---|
| Bahan | Polycarbonate | Ringan, tahan jatuh ringan, namun lebih murah terasa |
| Warna | Mint Green, Moonlight Blue, Midnight Gray, Twilight Orange | Varian menarik; glossy sehingga perlu case |
| Sertifikasi | IP64 | Perlindungan debu/percikan; aman di luar rumah (tidak untuk rendam) |
| Port & slot | USB-C, jack 3,5 mm, dual SIM, FM Radio | Kenyamanan konektivitas dan fleksibilitas sehari-hari |
Layar dan pengalaman visual: refresh rate, kecerahan, dan kenyamanan mata
Fokus di sini: seberapa nyaman layar saat scrolling, bermain game, dan di luar ruangan.
Responsivitas dan kelancaran
Refresh rate 120Hz menghadirkan animasi dan perpindahan antarmuka yang lebih halus dibanding 60Hz. Kombinasi touch sampling rate 240Hz membuat sentuhan terasa responsif, khususnya saat navigasi cepat dan sesi game ringan.
Kecerahan dan resolusi
Panel 6,9 inci memakai resolusi HD+ (1600×720) dengan kepadatan ~254 PPI. Tampilan nyaman untuk video dan sosial media, namun teks kecil bisa tampak kurang tajam bagi yang terbiasa Full HD+.
Terkait kecerahan, klaim resmi menyebut hingga 890 nits, tetapi pengukuran independen mencatat sekitar 526 nits full white. Artinya penggunaan luar ruang masih layak dalam kondisi teduh atau mendung, namun akan menantang di terik penuh.
Fitur pendukung dan kenyamanan mata
Fitur Wet Touch Display 2.0 membantu menjaga kontrol saat layar basah, berguna misalnya setelah wudhu atau saat kehujanan ringan.
Sertifikasi TÜV Rheinland eye-care dan hasil uji pihak ketiga yang menyebut panel “PWM-free” memberi nilai tambah bagi pengguna sensitif terhadap flicker. Secara keseluruhan, tampilan memberi pengalaman visual yang nyaman dan responsif untuk segmen entry-level.
Kamera Redmi 15C untuk foto dan video sehari-hari
Di bagian ini, fokus pada bagaimana kamera menangani situasi foto umum: siang, malam, dan video.
Kamera utama 50 MP f/1.8 dilengkapi PDAF dan dukungan AI lewat Xiaomi Imaging Engine. Hasil siang hari umumnya tajam dengan warna yang cenderung natural. Ini cocok untuk dokumentasi keluarga, tugas sekolah, dan unggahan di media sosial.
Limitasi lensa dan performa low-light
Konfigurasi sensor cukup minimalist: ada sensor depth 2 MP, namun tanpa ultrawide atau makro. Fleksibilitas angle terbatas sehingga Anda sering perlu mundur atau crop.
Di kondisi minim cahaya, kualitas sering tidak konsisten. Noise dan detail yang hilang dapat muncul. Jadi, jangan berharap hasil malam setara ponsel kelas menengah ke atas.
Kamera depan, mode, dan video
Kamera depan 8 MP f/2.0 memberikan detail yang memadai untuk panggilan video dan selfie. Mode beauty dan mode malam membantu meningkatkan hasil, dan trik memakai layar sebagai lampu bantu sering efektif.
Perekaman mencapai 1080p 30fps tanpa OIS/EIS. Artinya, video statis dan dokumentasi ringan aman. Namun, perekaman saat bergerak atau vlogging sambil jalan cenderung goyah dan kurang stabil karena tidak ada stabilisasi.
Performa, gaming, audio, dan baterai 6000 mAh dalam penggunaan nyata
Pengujian praktis menunjukkan bagaimana kombinasi chipset dan baterai bekerja dalam pemakaian nyata.
Helio G81 Ultra memberi pengalaman lancar untuk buka-tutup aplikasi, chat, navigasi, dan scroll media sosial. Skor AnTuTu ~270.000 membuatnya cukup untuk media sosial dan multitasking ringan. Perlu diingat bahwa penyimpanan eMMC membuat loading dan transfer file terasa sedikit lebih lambat dibanding perangkat dengan UFS.
Kinerja gaming singkat
Untuk game populer seperti Mobile Legends dan Free Fire, frame rate stabil pada pengaturan menengah. Game berat seperti Genshin Impact bisa dimainkan, namun disarankan pakai pengaturan rendah agar suhu dan frame lebih terkendali.
Audio dan opsi terbaik
Speaker mono cukup keras namun karakter suaranya cenderung tipis dan treble-forward. Posisi speaker mudah tertutup saat memegang ponsel.
Solusi terbaik: gunakan earphone lewat jack 3,5 mm untuk latensi rendah, atau TWS via Bluetooth 5.4 untuk kenyamanan nirkabel.
Baterai 6000 mAh dan pengisian
Baterai 6000 mAh adalah keunggulan utama. uji pihak ketiga mencatat hingga 21 jam pada WLAN test, yang berarti daya tahan bisa mencapai dua hari untuk pemakaian ringan-sedang.
Fast charging 33W (PD) memberi estimasi pengisian cepat: sekitar 50% dalam 30 menit dan ~90% di ~90 menit menurut sumber lokal. Uji pihak ketiga melaporkan pengisian penuh sedikit di atas 2 jam tergantung kondisi.
Reverse charging praktis
Fitur reverse charging via USB-C memungkinkan ponsel menjadi sumber daya darurat untuk earbud atau ponsel cadangan. Ini berguna saat kapasitas perangkat lain menipis, meski tentu mengurangi daya utama ponsel.
| Aspek | Hasil / Catatan | Implikasi pengguna |
|---|---|---|
| SoC | Helio G81 Ultra (~270k AnTuTu) | Cukup untuk sosial, browsing, dan game ringan |
| Storage | eMMC 5.1 | Loading lebih lambat; cocok untuk penggunaan standar |
| Audio | Speaker mono; jack 3.5 mm; Bluetooth 5.4 | Earphone via jack atau TWS disarankan untuk kualitas lebih baik |
| Baterai & charging | 6000 mAh; 33W PD; WLAN ~21 jam; 50%/30 menit | Daya tahan unggul; pengisian cepat praktis; bisa reverse charge |
Kesimpulan
Kesimpulan singkat: ringkasan akhir menegaskan trade-off antara daya tahan dan fleksibilitas kamera. Perangkat ini unggul pada baterai 6000 mAh (uji ~21 jam WLAN), layar nya 120Hz yang mulus, dan pengisian cepat 33W.
Untuk penggunaan harian—chat, browsing, nonton, dan game populer—smartphone ini memberi nilai baik. Fitur seperti NFC dan fingerprint membuat pengalaman praktis.
Namun, kamera masih terbatas tanpa ultrawide/makro, speaker mono terasa sederhana, dan storage eMMC bukan yang tercepat. Jika Anda butuh foto lebih fleksibel atau audio imersif, pertimbangkan alternatif seperti beberapa model Samsung Galaxy.
Checklist sebelum beli: pilih varian memori sesuai kebutuhan, siapkan microSD bila perlu, pakai earphone/TWS untuk audio lebih baik, dan sesuaikan ekspektasi performa dengan Helio G81 Ultra.