
Vivo X Fold3 Pro Review: Ponsel Lipat Terbaru
Vivo X Fold3 Pro – Foldable premium ini resmi masuk Indonesia dan menantang kelas atas dengan janji tipis, ringan, dan performa tinggi.
Pro hadir sebagai perangkat bertipe “buku”: saat lipat ia nyaman dipakai seperti ponsel harian, saat dibuka berubah jadi tablet mini untuk kerja dan hiburan.
Kami fokus uji pada desain dan durabilitas lipat, pengalaman layar 8,03 inci, performa Snapdragon 8 Gen 3 + V3, kualitas kamera ZEISS, serta daya tahan baterai ekuivalen 5700 mAh dengan 100W FlashCharge.
Spesifikasi cepat: bobot ~236 gram, ketebalan 11,2 mm (tertutup) / 5,2 mm (terbuka), layar 8,03 inci, pengisian 100W. Informasi ini membantu pembaca menilai kecocokan sebelum masuk detail tiap bagian.
Artikel lanjutan akan membahas posisi pasar, paket penjualan, desain, layar, performa, software AI, kamera, baterai/charging, lalu kesimpulan termasuk catatan harga dan kondisi pengguna yang paling diuntungkan.
Posisi vivo X Fold3 Pro di kelas foldable premium saat ini
Perangkat ini mencoba mengisi celah bagi pengguna yang butuh layar besar tanpa merasa terbebani saat dibawa.
Keunggulan fisik terlihat dari ketipisan dan bobot: 11,2 mm saat tertutup dan 5,2 mm saat terbuka, serta ~236 gram yang membuatnya pocket-friendly.
Siapa yang paling cocok
Target utama adalah pekerja mobile yang sering membaca dokumen, membalas email, dan butuh multitasking pada layar luas.
Selain itu, kreator konten ringan dan early adopter yang menerima kehati‑hatian ekstra terhadap debu juga akan mendapat manfaat nyata dari foldable phone ini.
Perbandingan singkat dengan pesaing
Pada level software, perangkat ini belum sepolished One UI pada samsung galaxy, namun menonjol pada desain yang lebih tipis dan pendekatan kamera ZEISS.
Kompetitor seperti oppo find menawarkan desain premium lain, tetapi pembeda utama di sini adalah kombinasi portabilitas, layar besar, dan paket performa flagship.
- Pertimbangan harga: foldable masih di rentang tinggi; nilai tergantung apakah layar besar benar-benar menggantikan tablet/laptop.
- Penggunaan sehari-hari: screen luar terasa seperti ponsel biasa, jadi tidak selalu perlu membuka perangkat.
Paket penjualan dan kelengkapan di dalam box
Isi box dirancang agar pemilik baru bisa langsung memakai dan melindungi perangkat tanpa perlu belanja tambahan.
Komponen utama
Dalam paket penjualan ada unit vivo fold3 pro, kabel USB-C to C, charger 120W FlashCharge (ponsel mendukung 100W), case, SIM ejector, dan dokumen termasuk XClub Privileges Card.
Baca Juga : Review Honor Magic V3: Ponsel Lipat dengan Teknologi Canggih
Mengapa ini penting
Charger dan kabel asli memungkinkan fitur pengisian cepat bekerja optimal. Ini menekan biaya awal karena pembeli tidak perlu membeli aksesoris tambahan.
Case bawaan melindungi bagian cover dan belakang. Untuk perangkat lipat, proteksi sejak hari pertama membantu menjaga kondisi engsel dan panel.
Checklist saat unboxing
- Periksa kondisi fisik unit dan engsel saat pertama kali dilipat.
- Pastikan semua aksesori ada dan kabel/chager berfungsi.
- Konfirmasi dokumen privilege sebagai nilai tambah layanan purna jual.
| Aksesori | Fungsi | Nilai bagi pembeli |
|---|---|---|
| Charger 120W + kabel | Pengisian cepat | Hemat biaya, siap pakai |
| Case | Perlindungan cover/back | Menjaga kondisi jangka panjang |
| XClub Card | Keuntungan layanan | Benefit purna jual eksklusif |
Review vivo X Fold3 Pro dari sisi desain, bobot, dan durabilitas
Kesan pertama saat menggenggam perangkat ini adalah ringkas namun solid. Desain terasa elegan berkat garis bersih dan pilihan material premium.
Dimensi saat lipat tercatat 160×72,6×11,2 mm dan saat layar dibuka melebar ke 160×142,4×5,2 mm. Ukuran ini membuat perangkat tampak tipis ringan dibanding banyak foldable lain.
Bobot varian Eclipse Black sekitar 236 gram, sedangkan Solar White sedikit lebih berat ~245 g. Perbedaan warna ini penting saat membeli agar tidak kaget dengan berat nyata di tangan.
Materialnya menggunakan Armor Back Cover berbasis UPE + glass fiber, frame aluminium alloy, dan engsel carbon fiber 14,98 g. Kombinasi ini memberi rasa kokoh dan kualitas buka-tutup yang halus.
Sertifikasi mencakup IPX8 dan pengujian TÜV Rheinland hingga 500.000 kali lipat. Meski tahan air, hindari penggunaan di air dalam. Jaga engsel dari debu agar daya tahan tetap optimal.
Tata letak sisi rapi: kanan untuk power + volume, kiri ada mute switch, atas mic + IR blaster + speaker, bawah untuk dual SIM, speaker, mic, dan USB-C. Speaker stereo cukup lantang, tapi detail dan keseimbangan masih terasa dipengaruhi speaker bawah.
Takeaway desain: perangkat ini mengutamakan portabilitas dan build quality. Untuk pengguna yang butuh layar besar tanpa merasa berat di saku, fold3 pro menawarkan kompromi yang matang.
Layar cover screen dan layar lipat utama: kualitas panel, refresh rate, dan HDR
Bagian terpenting dari pengalaman foldable ada pada dua layar yang saling melengkapi.
Cover screen 6,53 inci hadir sebagai layar utama untuk penggunaan cepat. Resolusi 2748×1172 dan panel AMOLED didukung LTPO adaptif 1–120 Hz. Kombinasi ini memberi efisiensi daya tanpa mengorbankan respons saat scroll atau membaca pesan.
Panel besar untuk membaca dan hiburan
Layar utama 8,03 inci beresolusi 2480×2200 (2K+) cocok untuk dokumen dan multimedia. Refresh rate adaptif sama 1–120 Hz, sehingga animasi tetap mulus dan konsumsi baterai terkendali.
Brightness, HDR, dan mode warna
Brightness sekitar 500 nit pada mode standar dan mencapai simulasi outdoor 1.800 nit pada layar utama. Cover screen mencapai ~1.600 nit saat kondisi terang.
HDR didukung: cover screen kompatibel HDR10+, layar utama HDR10, dan perangkat juga mampu menampilkan konten Dolby Vision pada sumber yang sesuai. Mode standar menjaga akurasi warna, sedangkan mode bright menambah saturasi untuk tampilan lebih hidup.
Crease, Flex Mode, dan fingerprint
Lipatan terukur 0,055 mm; dalam pemakaian harian crease hampir tidak terlihat. Ini membuat membaca dan menonton terasa imersif.
Engsel mendukung Flex Mode 60–120 derajat, praktis untuk video call hands-free atau menjadikan perangkat sebagai stand saat menonton video. Dual 3D ultrasonic fingerprint pada cover dan layar utama mempercepat akses tanpa mengganggu alur kerja.
- Kapan pakai cover: chat singkat, notifikasi, browsing cepat.
- Buka layar utama: multitasking, baca artikel panjang, editing dokumen, dan menonton film.
Performa Snapdragon 8 Gen 3, RAM 16GB, dan pengalaman multitasking
Pengalaman multitasking pada layar besar menunjukkan kekuatan kombinasi hardware dan software. Chipset Snapdragon Gen 3 dipadu vivo V3 chip memberi respons cepat pada buka aplikasi dan pemrosesan imaging.
Konfigurasi dengan RAM 16GB (LPDDR5X) dan storage UFS 4.0 membuat banyak aplikasi bertahan di memori. Switching terasa halus dan reload jarang terjadi.
Manajemen aplikasi dan produktivitas
Di layar besar, fitur split-screen dan taskbar memudahkan menjalankan aplikasi berbarengan. Contoh nyata: video meeting di satu sisi sambil mengetik catatan dan membalas email di sisi lain.
Gaming dan suhu
Game berat berjalan lancar dengan frame rate stabil. Namun, sesi panjang pada setelan maksimal dapat menaikkan suhu; perhatikan kondisi pemakaian untuk kenyamanan.
Haptic dan kenyamanan mengetik
Haptic feedback fungsional namun tidak sangat tajam. Mengetik di mode lipat tetap nyaman, terutama saat layar dibuka sebagai tablet kecil.
| Komponen | Dampak nyata | Saran pengguna |
|---|---|---|
| Snapdragon Gen 3 + V3 | Respons aplikasi cepat, imaging lebih baik | Manfaatkan untuk multitasking dan edit foto ringan |
| RAM 16GB | Switching mulus, banyak app tinggal di memori | Jalankan banyak aplikasi produktivitas sekaligus |
| Performa gaming | Frame stabil, suhu meningkat pada sesi panjang | Turunkan pengaturan grafis untuk sesi lama |
Software dan fitur Smart Fold AI yang relevan untuk pengguna Indonesia
Perpaduan Funtouch OS 14 dan Smart Fold AI memberi alat bantu tulis dan terjemahan yang praktis di lapangan.
Funtouch OS 14 menghadirkan transisi antar layar yang umumnya mulus dan taskbar untuk multitasking. Namun, pada beberapa titik nuansa polish masih kalah dibanding pesaing di kelas premium.
AI Note Assist
Fitur ini mampu meringkas teks panjang, merapikan format dokumen, dan mengembangkan kerangka tulisan. Anda juga bisa mengubah tone agar cocok untuk email kerja atau caption media sosial.
AI Transcript Assist & AI Global Translation
AI Transcript Assist merekam dan mentranskripsi rapat atau kuliah, lalu membuat ringkasan poin penting sehingga tidak perlu memutar ulang audio.
AI Global Translation mendukung banyak bahasa termasuk Bahasa Indonesia. Fungsi ini membantu membaca konten asing dan menerjemahkan teks langsung di layar.
Menu khusus perangkat lipat
Menu Foldable Device menawarkan pengaturan rasio tampilan aplikasi, Smart Screen Shift untuk mode tent saat setengah lipat, serta opsi menampilkan jam di cover screen.
Update OS dijanjikan selama 3 tahun. Ini penting dipertimbangkan bila Anda menilai siklus pakai dan nilai perangkat terhadap harga.
Saran singkat: jika fitur AI dan fleksibilitas layar besar lebih penting dari UI yang paling matang, perangkat ini memberi nilai kuat. Namun, bandingkan langsung bila prioritas utama Anda adalah pengalaman software paling halus di kelas fold pro.
Kamera vivo ZEISS: kualitas foto, zoom, dan keterbatasan kamera depan
Sistem optik ZEISS pada perangkat ini menunjukkan komitmen pada imaging. Konfigurasi triple menyajikan kombinasi serba guna untuk banyak skenario foto.
Konfigurasi dan keunggulan optik
Unit utama 50MP dengan OIS andal untuk foto harian dan kondisi redup. Tele 64MP menyediakan 3x optical yang tajam dan opsi 10x high-definition untuk detail jauh.
Ultrawide 50MP cocok untuk pemandangan dan ruang sempit. ZEISS T* coating mengurangi ghosting dan flare saat melawan sumber cahaya kuat.
Karakter foto dan posisi dibanding seri imaging lain
Warna cenderung natural, dengan dynamic range kuat pada adegan kontras tinggi. Secara keseluruhan hasil sangat baik, meski belum mencapai puncak imaging vivo x100 pro dalam beberapa kondisi.
Zoom, portrait, dan low-light
3x optical tajam untuk portrait dan detail, sementara 10x masih usable pada cahaya cukup. Pada konser atau street photography, 10x memberi komposisi menarik, namun kurang ideal saat gelap.
Portrait menunjukkan pemisahan subjek rapi. Night mode efektif mencerahkan tanpa memperkenalkan noise berlebihan, walau masih ada celah jika dibandingkan low-light champion lainnya.
Video dan kamera depan
Kamera utama merekam hingga 8K30 dan 4K60 dengan stabilisasi kuat. Keunggulan foldable: engsel berfungsi sebagai stand untuk time-lapse, group shot, atau framing stabil tanpa tripod.
Kamera depan 32MP tersedia di cover dan layar utama, praktis untuk panggilan. Namun perekaman video terbatas pada 1080p30, yang terasa kurang pada perangkat kelas atas.
| Fitur | Keterangan | Ketentuan penggunaan |
|---|---|---|
| 50MP utama OIS | Foto harian dan low-light | Prioritas untuk dokumentasi dan landscape |
| 64MP tele 3x / 10x HD | Optical tajam, 10x usable | Portrait, detail arsitektur, konser saat cahaya cukup |
| 50MP ultrawide | Pemandangan dan ruang sempit | Gunakan untuk lanskap dan interior |
| Kamera depan 32MP | Foto & video call, fixed focus | Selfie pas, tapi video hanya 1080p30 |
Rekomendasi singkat: jika Anda butuh kamera serbaguna dengan zoom yang berguna, perangkat ini layak dipertimbangkan. Jika kebutuhan utama adalah selfie video resolusi tinggi, pertimbangkan opsi lain.
Baterai, charging, dan pengalaman pakai seharian penuh
BlueVolt 5700 mAh dibuat untuk menangani tuntutan dua layar dan multitasking. Kapasitas ini memberi keuntungan nyata pada perangkat lipat yang sering aktif di background.
Ketahanan sehari-hari
Dalam pemakaian moderat, baterai dapat bertahan hingga dua hari. Penggunaan berat—gaming, kamera, dan multi-window—masih aman untuk satu hari penuh tanpa menghemat layar.
Kecepatan pengisian
100W FlashCharge menjanjikan 0–100% sekitar 30–35 menit. Karena charger bawaan adalah 120W, top-up singkat sebelum beraktivitas terasa sangat praktis.
Wireless dan praktik pemakaian
Wireless 50W berguna untuk meja kerja, tapi Anda mungkin perlu charger wireless khusus untuk mencapai kecepatan maksimal. Untuk efisiensi daya, gunakan cover untuk tugas cepat dan buka layar utama saat perlu multitasking.
- Tips perawatan: jaga ventilasi saat charging cepat dan hindari mengisi daya dalam tas yang tertutup.
- Kondisi panas Indonesia: kurangi eksposur langsung dan lepaskan case saat pengisian cepat bila perlu.
Kesimpulan
Intinya, perangkat ini ideal untuk pengguna yang ingin menggantikan tablet kecil dengan ponsel yang tetap nyaman dibawa. Kombinasi bodi tipis, build quality premium, dan layar AMOLED besar memberi pengalaman membaca dan multitasking yang memuaskan.
Performa cepat, kamera belakang ZEISS yang serbaguna, serta baterai 5700 mAh dengan pengisian super cepat menambah nilai praktis sehari-hari.
Catatan penting: sistem operasi belum setara beberapa rival, speaker dan haptic bukan yang terbaik, dan kamera depan terbatas untuk video. Pertimbangkan hal ini sebelum membeli.
Jika desain lipat dan daya tahan baterai adalah prioritas, masukkan vivo fold atau fold pro dalam shortlist. Cek kebiasaan buka-lipat, kebutuhan layar utama vs cover, preferensi kamera, dan toleransi terhadap debu sebelum memutuskan.